RADAR JOGJA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen menerima 90 peserta kuliah kerja nyata (KKN) dari UIN Sunan Kalijaga, Jogja. Para peserta secara resmi diterima langsung Sekretaris Daerah Kebumen Ahmad Ujang Sugiono, mewakili Bupati Kebumen, Selasa (11/07/23).
Mahasiswa KKN tersebut akan tersebar di 26 kecamatan. Mereka diminta mengabdi untuk masing-masing desa tujuan. "Kami berharap KKN ini akan membawa manfaat, baik bagi masyarakat maupun mahasiswa," terang Sekda, Ahmad Ujang Sugiono saat apel penerimaan mahasiswa KKN.
Ujang menekankan, pentingnya kolaborasi antara pemkab dengan pihak kampus. Terutama fokus dalam pembangunan di berbagai sektor. Dengan begitu, diharapkan mampu menjadi daya dorong serta daya ungkit kesejahteraan masyarakat.
Menurut Ujang, kegiatan KKN salah satu cara masyarakat belajar langsung dari para mahasiswa. Perihal ilmu pengetahuan, teknologi maupun inovasi dari berbagai cabang keilmuan. Begitu pun sebaliknya, mahasiswa dapat belajar tentang kondisi masyarakat dan sebagainya. Dia optimistis, dukungan dari kalangan akademisi mampu mendorong kemajuan Kebumen.
"Kegiatan KKN tidak hanya sebagai bagian kegiatan sosial, namun dalam rangka membangun kerjasama mengoptimalkan potensi wilayah di Kebumen," ucapnya.
Dihadapan mahasiswa KKN, Ujang menyebut wilayah Kebumen memiliki potensi dari banyak sektor. Seperti UMKM hingga kearifan lokal. Terlebih, secara topografi wilayah Kebumen ini cukup lengkap, dari bentang pantai hingga pegunungan. Ditambah saat ini wilayah Kebumen diuntungkan adanya status Geopark Nasional Kebumen. "Seluruh 26 Kecamatan di Kabupaten Kebumen telah memiliki sentra UMKM yang berbasis produk lokal," ungkapnya.
Menurutnya, salah satu kebutuhan mendesak bagi masyarakat adalah mengenai literasi media sosial, agar mendapatkan manfaat positif. "Perlunya edukasi bagi masyarakat agar media sosial dapat menjadi media konstruktif, menyatukan dan mencerahkan," sambungnya.
Bersamaan UIN Sunan Kalijaga, kata Ujang, terdapat juga kampus lain yang sedang menjalani KKN di Kebumen, yakni Unsoed Purwokerto. "Bagaimana agar kegiatan KKN dapat bersinergi dengan program pembangunan di Kebumen," jelasnya. (fid/bah)