TERBAIK: Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Jogjakarta mrnggelar wisuda mahasiswa Auditorium Sekolah Tinggi Multi Media, Jalan Magelang Km 6 Jogjakarta pada Rabu (5/7). (Dok Humas MMTC)
SLEMAN- Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Jogjakarta meluluskan 151 wisudawan dan wisudawati dari tiga Jurusan yang terdiri dari enam program studi. Wisuda digelar di Auditorium Sekolah Tinggi Multi Media, Jalan Magelang Km 6
Jogjakarta pada Rabu (5/7).
Jurusan Penyiaran dengan Program Studi Manajemen Produksi Siaran (Manaprodsi) meluluskan sebanyak 26 orang. Manajemen Produksi Berita (Manarita) sebanyak 40 orang, Manajemen Teknik Studio Produksi (Matekstosi) sebanyak 26 orang.
Jurusan Animasi dan Teknologi Permainan, dengan Program Studi Animasi sebanyak 13 orang. Program Studi Teknologi Permainan sebanyak tujuh. Jurusan Komunikasi dan Informasi Publik (KIP), dengan Program Studi Manajemen Informasi Komunikasi (MIK) meluluskan sebanyak 39 orang.
Kominfo, Hary Budiarto mengatakan, wisuda kali ini bertema Millenial Menjadi Pemimpin Digital. Dari 151 mahasiswa yang dinyatakan lulus, terdapat enam mahasiswa yang berhasil meraih predikat cum laude atau dengan pujian dan terdapat 20 mahasiswa dengan predikat sangat memuaskan.
"Wisudawati peraih nilai tertinggi yaitu Elisa Triwiyatsih dari Program Studi Manajemen Informasi Komunikasi, dengan IPK 3,91 dan masa studi 3 tahun 8 bulan," jelasnya.
TERBAIK: Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Jogjakarta mrnggelar wisuda mahasiswa Auditorium Sekolah Tinggi Multi Media, Jalan Magelang Km 6 Jogjakarta pada Rabu (5/7). (Dok Humas MMTC)
Ketua STMM MNTC Jogjakarta Noor Iza mengatakan, selama mengikuti pendidikan di Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) ‘MMTC’ Jogjakarta ini para wisudawan dan wisudawati ini telah menempuh 144 sampai 148 SKS. Muatannya 40 persen teori dan 60 persen praktik bagi Program Sarjana Terapan, serta 60 persen
"Guna membekali para mahasiswa dalam pengalaman organisasi sebelum terjun ke dunia industri, di dalam kurikulum juga diberikan mata kuliah praktikum yang terdiri dari praktikum individu, praktikum kelompok, praktikum gabungan, praktikum simulasi, dan gelar karya," ungkapnya.
Noor Iza juga menjelaskan mahasiswa Program Sarjana dan Sarjana Terapan diwajibkan untuk menempuh kerja praktik pada industri penyiaran, industri animasi dan game, perusahaan di sektor swasta, instansi pemerintahan, lembaga non pemerintah, serta kuliah kerja nyata (KKN) bagi mahasiswa program sarjana.
Program penyelenggaraan kegiatan itu guna memberikan pengalaman dalam mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh serta mencapai kompetensi pemahaman kaidah berkehidupan bermasyarakat. Nantinya para lulusan Sekolah Tinggi Multi Media ‘MMTC’ Jogjakarta sudah semakin siap terjun ke dunia industri, pemerintahan maupun berwirausaha agar menjadi lulusan yang mampu beradaptasi dan mengikuti perkembangan kebutuhan industri dan lapangan pekerjaan
yang sesuai dengan kompetensinya serta menjadi agen perubahan dan solutif dalam setiap permasalahan yang ada di masyarakat.
Noor Iza juga menyampaikan, dari 151
wisudawan dan wisudawati, sebanyak 55 orang atau sekitar 36,4 persen wisudawan dan wisudawati yang telah terserap di dunia kerja. Baik di perusahaan swasta maupun instansi pemerintah serta pada industri kreatif dengan berwirausaha.
"Hal ini sangat membanggakan. Karena kami telah membuktikan cukup banyak mahasiswa kami sebelum menyelesaikan pendidikan mereka sudah berhasil menarik perhatian dunia industri, non
industri dan instansi pemerintahan yang membutuhkan jasa, kemampuan dan
keterampilan mereka," ucapnya
Ditambah lagi, Noor Iza juga mengatakan kepada para mahasiswa yang berprestasi, bahwa kampus adalah saksi
betapa mereka telah berjuang dengan gigih untuk bisa menggapai prestasi yang membanggakan itu.
"Semoga mereka dapat terus berkarya dan memberikan inspirasi bagi banyak