Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Yuni Astuti: Kuliah di Jogja Belajar Budaya Lokal, Jangan Ikut Pergaulan Bebas

Novika Ika • Minggu, 25 Juni 2023 | 21:11 WIB
MAJU: Politisi asal Partai Gerindra Yuni Astuti. (ISTIMEWA)
MAJU: Politisi asal Partai Gerindra Yuni Astuti. (ISTIMEWA)

RADAR JOGJA - Seiring masuknya tahun ajaran baru, Jogjakarta akan kembali dibanjiri mahasiswa luar daerah. Termasuk para mahasiswa baru, yang akan mulai berkuliah di Jogja. Selain kuliah, diharapkan para mahasiswa dari luar daerah juga bisa belajar budaya setempat. Serta menjauhi hal-hal negatif yang tidak berkaitan dengan proses pembelajaran.

Politisi asal Partai Gerindra Yuni Astuti menyebut, Jogja ini ibaratnya jadi kawah candradimuka bagi para mahasiswa sebelum nanti memasuki kehidupan tahap selanjutnya.

"Harapan saya, adik-adik mahasiswa ini bisa menyerap banyak ilmu, budaya dan jaringan saat kuliah di Yogyakarta," ujar Yuni Astuti pada Sabtu (24/6/2023).

Komandan KOTI Mahatidana Pemuda Pancasila DIJ ini menjabarkan, jika berkuliah di Jogjakarta itu banyak tantangannya. Tantangan ini, lanjut Yuni Astuti ada yang positif maupun negatif. Positifnya, kata dia, tentu banyak kalau berkuliah di Jogjakarta .

"Adik-adik kita ini bisa belajar bagaimana adat istiadat dan budaya Jogjakarta atau Jawa. Selain itu juga adik-adik mahasiswa bisa belajar berjejaring di Jogjakarta. Banyak orang sukses yang dulunya bersekolah dan berkuliah di Jogjakarta," papar Yuni Astuti yang akan maju sebagai Caleg Partai Gerindra untuk DPR RI Dapil DIY. 

Meski demikian, Yuni Astuti juga mengingatkan jika ada pula tantangan negatif saat berkuliah di Jogjakarta. Tantangan ini berupa pergaulan bebas mahasiswa yang semakin marak di Jogjakarta.

"Saya sering sedih kalau kemudian mendengar kabar karena pergaulan bebas kemudian ada mahasiswi yang kemudian menggugurkan janinnya atau membuang bayinya karena dampak pergaulan bebas. Ini fenomena yang belakangan ini banyak ditemukan di Jogjakarta," ucap Yuni Astuti.

Yuni Astuti menyebut jika salah satu akar masalah dari pergaulan bebas ini adalah menjamurnya kos-kosan bebas tanpa induk semang di Jogjakarta. Maraknya kos-kosan bebas atau kerap disebut Kos Las Vegas (LV) ini dinilai Yuni Astuti selain jadi salah satu akar pergaulan bebas juga berpotensi berujung pada kriminalitas.

"Saya imbau kepada orangtua yang anaknya berkuliah di Jogjakarta, pilihlah kos-kosan yang punya induk semang atau ada yang mengawasi. Jangan sampailah anaknya yang dikuliahkan di Jogjakarta justru gagal meraih cita-citanya karena terjebak pergaulan bebas. Mari kita sama-sama jagalah," tutup Yuni Astuti.

Editor : Amin Surachmad
#Caleg Gerindra #gerindra #Yuni Astuti