Kepala Divisi Distribusi dan Eksebisi Ciko Bagaskara Dwitya mengungkapkan, OTT adalah salah satu platform paling ideal yang dipilih untuk mendistribusikan film karya Ciko selain mengikutsertakannya dalam festival.
"OTT jelas sangat penting, dan kami juga selalu memaksimalkan untuk bisa masuk ke sana," ucap Bagas saat ditemui Jumat (23/6/23).
Secara alur sebagai tim distribusi, Ciko akan mengedarkan filmnya kurang lebih selama dua tahun di festival. Di saat yang bersamaan atau setelah dari festival, film tersebut baru akan dimasukkan ke OTT.
"Regulasinya beda, ada OTT yang bisa menerima film yang sudah ikut festival. Ada juga yang eksklusif belum pernah main di festival manapun," lontarnya.
Dalam periode satu tahun, umumnya Ciko memproduksi setidaknya lima film pendek dengan anggota aktif mereka saat ini sebanyak 105 anggota.
Penuturan lain datang dari tim Divisi karya Subdivisi Distribusi Avikom UPN Fadriansyah Irawan. Rian, sapaan akrabnya mengaku, dalam periode satu tahun Avikom bisa memproduksi setidaknya 10 film. Dan OTT disebut jadi salah satu sasaran yang mereka kejar.
"Sudah ada beberapa film kami yang rilis di OTT, ada juga salah satu OTT yang saat ini sedang melakukan diskusi terkait rencana perilisan film kami," bebernya.
Editor : Satria Pradika