Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Universitas Widya Mataram Buka Banyak Prodi Baru

Novika Ika • Kamis, 22 Juni 2023 | 21:45 WIB

 

KEMBANGKAN ILMU: Kampus Terpadu Universitas Widya Mataram di Banyuraden, Gamping, Sleman. (Dok UWM)
KEMBANGKAN ILMU: Kampus Terpadu Universitas Widya Mataram di Banyuraden, Gamping, Sleman. (Dok UWM)

 

 RADAR JOGJA - Universitas Widya Mataram (UWM) terus berkembang. Universitas tersebut kini berencana mendirikan banyak program studi (prodi) baru.

 

Langkah ini ditujukan sebagai upaya meningkatkan kontribusi dalam mencerdaskan masyarakat dalam mengembangkan ilmu pengetahuan di tingkat regional maupun nasional. Selain itu, menyelenggarakan sistem pendidikan yang efektif, efisien, akuntabel, dan berkelanjutan dalam rangka menghasilkan lulusan sarjana yang kompetitif, bermoral, beretika dan bermartabat.

 

Tujuan lainnya yakni mengembangkan ilmu pengetahuan melalui integrasi Tridharma Perguruan Tinggi. Juga, sebagai bentuk adaptasi terhadap dinamika kebutuhan masyarakat dalam rangka membangun dan menghasilkan peserta didik yang memiliki kemampuan akademik,  berkarakter, berkualitas, dan berdaya saing. Termasuk, sebagai bentuk menjaga dan meningkatkan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi.

Prodi baru itu mencakup beberapa fakultas.  Fakultas Sains dan Teknologi memiliki prodi Teknik Informatika (S1) dan Profesi Arsitek (Profesi), Fakultas Ekonomi punya prodi Pariwisata (S1) dan Magister Manajemen (S2).

 

Fakultas Hukum membuka Magister Kenotariatan (S2). Fisipol mempunyai prodi baru Ilmu Budaya (S1).

 

Universitas Widya Mataram berencana mendirikan Pusat Studi Budaya dan Aksara (PSBA). PSBA sebagai ruang diseminasi budaya unggul untuk menghasilkan penelitian dan kajian berikut pengembangannya yang berbasis budaya.

 

Sementara itu, ruang lingkup kajian PSBA UWM meliputi kajian secara luas tentang budaya, seni, dan keunggulan yang dihasilkan dalam bidang tersebut. Kajian budaya meliputi gagasan, perilaku, artefak, dan hasil karya berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal. Yakni, berupa upacara adat, tradisi budaya masyarakat setempat, kesenian tradisi maupun modern dan kawasan cagar budaya (KCB) dan bangunan cagar budaya (BCB) dengan berbagai perkembangan dan masalah yang dihadapinya. Kajian-penelitian tidak tertutup hanya lingkup UWM namun bisa berasal dari sumber-sumber lain yang ada di masyarakat luas.

Editor : Amin Surachmad
#UWM Jogjakarta #Fakultas #Universitas Widya Mataram