MAGELANG - Peran kader Posyandu di Kota Magelang diperluas seiring penerapan Posyandu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Kader tidak lagi hanya menangani kesehatan ibu dan anak, tetapi juga diarahkan mengenali kebutuhan warga di bidang pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan, kader berperan sebagai penghubung awal antara warga dan layanan pemerintah. Mereka diharapkan mampu mengenali kebutuhan warga, memberikan informasi, dan mengarahkan masyarakat kepada layanan yang sesuai.
Baca Juga: Api Kembali Menyala karena Bara Belum Mati, Lahan Terbakar di TNGM Mencapai 18 Hektare
"Yang terpenting adalah kader mampu mengenali kebutuhan, memberikan informasi awal, dan menghubungkan warga dengan pelayanan yang sesuai," kata Damar di Pendapa Pengabdian, Rabu (23/9).
Menurut Damar, kebutuhan dasar warga saling berkaitan. Kondisi kesehatan anak, misalnya, dipengaruhi pola asuh, kondisi ekonomi, tempat tinggal, lingkungan, dan akses layanan.
Karena itu, pemkot akan meningkatkan kapasitas kader serta memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah. Polanya, kader mengenali kebutuhan warga, Posyandu menjadi penghubung, dan pemerintah memastikan tindak lanjutnya.
Baca Juga: Memeriahkan dan Menyambut HUT ke-81 KAI, 500 Peserta Tarik Lokomotif Seberat 84 Ton: Ini Pemenangnya
Ketua TP PKK Kota Magelang Nanik Yuniati mengutarakan, keluarga, kader, dan tenaga kesehatan memiliki peran berjenjang dalam mendukung tumbuh kembang anak. Orang tua menjadi pihak utama dalam pengasuhan, sedangkan kader membantu memantau dan mengenali risiko sebelum diteruskan kepada tenaga kesehatan.
Dia meminta orang tua tidak membandingkan perkembangan anak atau mendiagnosis sendiri ketika menemukan masalah. "Anak tidak membutuhkan orang tua yang sempurna, anak membutuhkan orang tua yang hadir," ujarnya.
Deputi Branch Manager Indomaret Yogyakarta Yunita Kemal menambahkan, program CSR Posyandu merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan serentak di 10 kota. "Program tersebut diarahkan untuk memberikan dukungan bagi warga, termasuk dalam upaya penanganan stunting," paparnya. (aya)
Editor : Sevtia Eka Novarita