Kecelakaan itu menewaskan dua orang yang berada di sepeda motor Honda Vario AA 5260 ARB. Keduanya terjatuh setelah motor berserempetan dengan truk yang melaju dari arah yang sama.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang Iptu Ricky S Hartono mengatakan, identitas truk maupun pengemudinya belum diketahui. Setelah terjadi benturan, pengemudi truk tidak berhenti dan meninggalkan lokasi. “Setelah terjadi benturan, pengemudi truk tidak berhenti dan meninggalkan lokasi,” kata Ricky Rabu (23/9).
Baca Juga: Harga Cabai di Kulon Progo Naik Rp 25 Ribu, Pasokan Menipis karena Kemarau dan Terserang Penyakit
Kecelakaan bermula ketika Honda Vario yang dikendarai Untung Jaka Saputra, 19, warga Salam melaju dari arah Jogja menuju Magelang. Saat berada di sekitar Jembatan Kali Putih, sepeda motor bergerak ke lajur kanan.
Pada saat bersamaan, sebuah truk melaju dari arah yang sama di lajur tersebut. Karena jarak kedua kendaraan sudah berdekatan, sepeda motor tidak sempat menghindar hingga terjadi benturan pada bagian samping.
Benturan membuat pengendara dan pembonceng terjatuh. Keduanya kemudian dievakuasi ke RSUD Muntilan. Pembonceng, Ristiana Aryani, 19, warga Dukun mengalami cedera kepala berat dan patah tulang terbuka. Meski sempat mendapat penanganan medis, korban meninggal dunia.
Baca Juga: Temukan Bukti Percakapan Seksual, Istri Laporkan Gus Nurul dan FN atas Dugaan Perzinaan ke Polda DIY
Sementara Untung mengalami trauma pada bagian perut dan dada. Korban juga mengalami luka berat dan akhirnya meninggal dunia. Polisi kini melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi truk dan pengemudinya. Olah tempat kejadian perkara telah dilakukan dan sejumlah saksi dimintai keterangan.
Polisi juga menelusuri rekaman CCTV di sepanjang jalur Magelang-Jogja, terutama di sekitar lokasi kecelakaan, untuk melacak kendaraan yang meninggalkan lokasi. (aya/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita