Dibagikan ke Warga Sekitar Dapur, Pengelola MBG di Kebumen Bagi 3.000 Paket Sembako  

Muhammad Hafied • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 07:08 WIB
Pembagian paket sembako dari pengelola dapur MBG disela rapat koordinasi program MBG yang berlangsung di gedung Setda Kebumen, Senin (21/9). (M Hafied/Radar Jogja)
Pembagian paket sembako dari pengelola dapur MBG disela rapat koordinasi program MBG yang berlangsung di gedung Setda Kebumen, Senin (21/9). (M Hafied/Radar Jogja)

 

 

 

 

KEBUMEN - Pengelola dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kebumen menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. Sedikitnya 3.000 paket sembako dibagikan kepada warga membutuhkan yang berada di sekitar lokasi dapur MBG.

Pembagian paket sembako secara simbolis dilakukan di sela kegiatan rapat koordinasi program MBG di gedung Setda Kebumen, Senin (21/9). Bersamaan dengan itu juga berlangsung pengukuhan pengurus Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD Gemas) Kebumen.

Pembina HMD Gemas Kebumen Solatun mengatakan, pengelola dapur MBG punya tanggungjawab terhadap warga sekitar. Dari paket sembako tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Baca Juga: Mendag Tegaskan Kenaikan Bapok Bukan karena MBG, Pedagang Pasar Potrojayan Klaim Sebaliknya

Dia bersyukur karena dalam aksi berbagi itu diikuti antusias masyarakat, mulai dari tukang becak, pedagang kecil, pemulung hingga pengemudi ojek online. "Paket sembako itu semua dari mitra dapur MBG di Kebumen," jelasnya.

Solatun mengatakan, dalam aksi sosial tersebut pengelola dapur MBG bergotong-royong membuat paket sembako dengan jumlah yang telah ditentukan. Setelah terkumpul sembako kemudian dibagikan kepada penerima manfaat. Adapun penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap melalui masing-masing dapur.

Selain bertugas menjalankan operasional dapur, pembagian paket sembako itu juga sebagai bentuk kepedulian. Artinya keberadaan dapur MBG tidak sekadar berorientasi terhadap pemenuhan gizi masyarakat, tetapi ikut menebar manfaat melalui aksi sosial.

Baca Juga: Pendapatan Dipangkas Rp 132 M, Perubahan APBD 2026 Kabupaten Magelang Tetap Defisit Rp 181,3 M

 "Setiap dapur buat paket sendiri-sendiri. Tapi sudah ditentukan kriteria isi," ungkapnya.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani mendukung inisiasi program HMD Gemas Kebumen sebagai wadah koordinasi pelaksanaan MBG. Dia berpesan agar seluruh pihak yang terlibat dalam program MBG tidak mengabaikan aspek kesehatan dan keamanan pangan.

 Ia optimis program prioritas presiden tersebut akan menjadi investasi jangka panjang untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM). "Saya ingin MBG tidak hanya terlaksana, tapi juga terjaga kualitasnya. Kita dukung program strategis nasional ini," katanya. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
HMD Gemas kebumen dapur MBG paket sembako SPPG