KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen memberikan perhatian terhadap Pasar Gombong. Tahun ini ada 67 ruko deretan depan pasar sedang dipoles ulang. Proyek perbaikan tersebut dilakukan guna menunjang kenyamanan pedagang maupun pengunjung pasar.
Kepala UPT Pasar Gombong Bambang Cahyono mengatakan, perbaikan ruko pada bagian depan pasar menjadi bagian dari upaya penataan Pasar Gombong.
Selain mempercantik tampilan, revitalisasi itu juga bertujuan agar ruko lebih representatif. "67 ruko lagi dikerjakan. Posisi bagian depan," kata dia kepada Radar Jogja, Senin (21/9).
Baca Juga: Pendapatan Dipangkas Rp 132 M, Perubahan APBD 2026 Kabupaten Magelang Tetap Defisit Rp 181,3 M
Proyek perbaikan ruko Pasar Gombong ditargetkan rampung sebelum akhir tahun dengan pagu anggaran Rp 5 miliar. Adapun saat ini realisasi proyek telah mencapai 20,41 persen dengan deviasi positif.
Selama proses berlangsung, pengaturan pekerejaan dilakukan agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat. Lewat proyek tersebut diharapkan bagian depan Pasar Gombong semakin tertata. "Mulai Agustus kemarin, targetnya Desember selesai," katanya.
Bambang menjelaskan, proyek perbaikan ruko depan pada tahun ini menjadi agenda pemerintah daerah untuk menata kembali fungsi dari Pasar Gombong. Proyek pekerjaaan tersebut akan berlanjut menjadi dua tahap.
Baca Juga: Kritik Pernyataan Menkeu, Hardjuno Wiwoho: Pelunasan Surat Utang Beda dengan Hak Tagih BLBI
Ke depan, fokus pekerjaan di arahkan ke titik lain pada bagian ruko sisi timur. "Nanti akan berkelanjutan. Yang depan proyek dari DPUPR, ada pedestrian juga biar nyaman," ungkapnya.
Bambang mengaku belum dapat memastikan terkait revitalisasi ruko dan los bagian belakang Pasar Gombong yang sempat terbakar hebat pada Oktober 2024 lalu. Sejauh ini dia hanya menerima informasi bahwa pemerintah daerah sedang berupaya mencari anggaran ke pemerintah pusat untuk pembangunan pasar tersebut.
Menurutnya, butuh biaya tidak sedikit untuk pembangunan bagian pasar yang terbakar mengingat area terdampak kebakaran cukup luas.
"Bagian belakang lagi diusulkan anggaran. Kalau gambaran mungkin anggaran bisa Rp 50 miliar lebih," terangnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo