Upaya Buka Ruang Politik, PKB Kebumen Libatkan Kader Non-Islam Masuk Kepengurusan DPAC

Muhammad Hafied • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB
KONSOLIDASI: Ketua DPC PKB Kebumen Zaeni Miftah menyapa struktural pengurus baru saat Sosialisasi Penetapan Ketua DPAC PKB se-Kebumen Minggu (20/9). (M Hafied/Radar Jogja)
KONSOLIDASI: Ketua DPC PKB Kebumen Zaeni Miftah menyapa struktural pengurus baru saat Sosialisasi Penetapan Ketua DPAC PKB se-Kebumen Minggu (20/9). (M Hafied/Radar Jogja)

KEBUMEN - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kebumen memasukkan kader non-Islam dalam struktur kepengurusan tingkat kecamatan. Langkah tersebut disebut menjadi bagian dari upaya partai membuka ruang politik bagi masyarakat dari berbagai latar belakang agama dan kepercayaan.

Ketua DPC PKB Kebumen Zaeni Miftah mengatakan keterlibatan kader lintas agama telah terlihat dalam kepengurusan periode ini. Salah satunya di DPAC PKB Kecamatan Karanganyar, yang memiliki pengurus beragama Nasrani.

Menurut Zaeni, perbedaan agama tidak seharusnya menjadi penghalang masyarakat untuk terlibat dalam politik. Ia mengatakan PKB membuka ruang bagi kader dari berbagai latar belakang dan menempatkan mereka dalam posisi kepengurusan sesuai porsinya.

Baca Juga: Atasi Kekeringan Jangka Panjang, BPBD Bantul Cari Sumber Mata Air Baru Akan Bangun Sumur Bor

Zaeni menyebut sikap tersebut sejalan dengan karakter politik moderat yang selama ini menjadi bagian dari basis kultural PKB yang dekat dengan Nahdlatul Ulama (NU). Ia mengatakan keberagaman menjadi salah satu aspek yang ingin dijaga dalam kehidupan politik. "Kami menghormati betul kelompok lain. Tidak ekstrem kanan atau kiri," kata Zaeni saat Sosialisasi Penetapan Ketua DPAC PKB se-Kebumen Minggu (20/9).

Selain memperluas keterlibatan kader lintas agama, PKB Kebumen mulai menyiapkan strategi menghadapi perubahan karakter pemilih. Zaeni mengatakan generasi muda, khususnya pemilih pemula, menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian dalam menghadapi dinamika politik mendatang.

Karena itu, partai mulai memasukkan lebih banyak generasi muda dalam struktur kepengurusan. Langkah tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi PKB untuk membangun komunikasi dengan kelompok anak muda yang memiliki karakter dan cara pandang politik berbeda dari generasi sebelumnya. "Gen Z itu sangat berbeda pendekatan dan parameter politiknya. DPP anggap ini perlu pembenahan dalam semua lini," katanya.

Baca Juga: Dipaksa Menyerah Dewa United, PSS Sleman Hat-trick Kekalahan di Awal Musim Super League 2026/2027

Pengurus DPAC PKB Kecamatan Karanganyar Permata Saptaratri, 37, mengaku, ketertarikannya bergabung karena melihat PKB memberi ruang terhadap isu pluralisme. Menurut warga Desa Wonorejo, Karanganyar tersebut, PKB juga memiliki badan khusus yang bergerak dalam isu lintas agama. Keberadaan wadah tersebut menjadi salah satu pertimbangannya untuk bergabung. "PKB sudah punya badan antariman. Terus saya tertarik. Teman aktivis gereja juga ikut masuk," kata Nindya. (fid/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kebumen kader non-Islam DPAC PKB nasrani Kecamatan Karanganyar