Kemarau Panjang, Narapidana di Kebumen Salat Istisqa Minta Hujan

Muhammad Hafied • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 08:09 WIB
Para narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kebumen diajak mengikuti Salat Istisqa untuk memohon turun hujan. (Dokumentasi Rutan Kebumen)
Para narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kebumen diajak mengikuti Salat Istisqa untuk memohon turun hujan. (Dokumentasi Rutan Kebumen)

 

 

 

 

KEBUMEN - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kebumen menggelar Salat Istisqa, Jumat (18/9). Para narapidana kompak salat berjamaah untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi kekeringan yang melanda akibat dampak kemarau panjang.

Salat istisqa berlangsung khidmat di Masjid At Taubah yang berada di kompleks Rutan Kebumen. Kegiatan ini diikuti seluruh narapidana dan jajaran petugas rutan. Dalam pelaksanaannya, doa bersama dipanjatkan agar kondisi kekeringan segera berakhir.

Kepala Rutan Kelas IIB Kebumen Heri Mujiono menyampaikan, pihaknya merasa terpanggil dengan kondisi kemarau berkepanjangan. Pelaksanaan Salat Istisqa tersebut sengaja digelar sebagai bentuk ikhtiar untuk memohon agar hujan segera turun.

"Kami berharap melalui Salat Istisqa dapat bersama-sama memohon turunnya hujan," jelasnya, Jumat (18/9).

Baca Juga: Pihak SMKN 2 Jogja Bicarakan  Kompensasi Biaya Pengobatan Siswa yang Keracunan MBG dengan SPPG

Heri mengatakan, berlangsungnya doa bersama memohon hujan di lingkungan rutan tersebut menjadi gerakan nasional. Hajat ini dinisiasi Satuan Kerja Pemasyarakatan (Satkerpas) untuk mencari solusi menghadapi kondisi kemarau panjang. Dia berharap dari rangkaian kegiatan itu dapat mempercepat penanganan kekeringan yang melanda.

Menurutnya, banyak nilai yang dapat diambil dari kegiatan tersebut. Selain memperkuat kesadaran spiritual, Salat Istisqa di lingkungan rutan juga bagian dari pembinaan keagamaan bagi warga binaan.

 "Ini momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan di lingkungan rutan," ujarnya.

Baca Juga: Drama Bursa Transfer, Hanif Sjahbandi yang Sempat Diumumkan Rekrutan Anyar PSS Tiba-Tiba ke Arema FC

Di tempat lain, Bupati Kebumen Lilis Nuryani meninjau langsung penyaluran bantuan air bersih di Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam. Ia memastikan, pemerintah daerah hadir dalam penanganan kekeringan dampak dari kemarau panjang.

Adapun bantuan air bersih yang dikirim untuk masyarakat telah menjangkau 46 desa yang tersebar di 14 kecamatan. Lilis menegaskan bantuan air bersih yang dikirim untuk warga tanpa pungutan biaya alias gratis.

 "Semua bantuan air bersih gratis untuk masyarakat," jelasnya. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
salat istisqa narapidana turun hujan Kemarau Panjang Rutan Kelas II B Kebumen