Bulan Dana PMI Kebumen Target Kumpulkan 2.000 Kantong Darah

Muhammad Hafied • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 01:23 WIB
Logo PMI
Logo PMI

 

 

KEBUMEN - Palang Merah Indonesia (PMI) mematok target dapat mengumpulkan 2.000 kantong darah pada pelaksanaan Bulan Dana PMI Tahun 2026. Gerakan tersebut menjadi upaya PMI dalam menjaga ketersedian kantong darah guna mencukupi kebutuhan masyarakat.

 

Ketua PMI Kebumen Sabar Irianto mengatakan, gerakan donor darah sebagai bagian dalam menjalankan misi kemanusiaan. Lewat gerakan tersebut diharapkan kesadaran masyarakat untuk donor darah meningkat.

Dengan begitu, pasokan darah di Kebumen tetap terjaga. "Sudah kami mulai, target itu tidak berlebihan karena masyarakat antusias," ucapnya di sela gerakan donor darah, Kamis (17/9).

 Baca Juga: Bongkar Kasus 2018–2019, Kejari Purworejo Sita Dokumen Penting dari Kantor Perumda Aneka Usaha

PMI, lanjut Sabar, terus berjibaku untuk mencukupi permintaan darah, baik untuk golongan darah AB, A, B dan O. Program yang sudah berjalan antara lain dengan layanan di kantor pusat dan layanan jemput bola menggunakan mobil keliling. Dalam sehari PMI paling tidak mampu menjangkau tiga titik layanan keliling.

 

Dia menyebut, antara permintaan dan kebutuhan darah di Kebumen sejauh ini sebanding. Artinya jumlah darah yang tersedia hampir sama dengan banyaknya permintaan. Adapun setiap hari PMI Kebumen rata-rata mampu memproduksi 80-100 kantong darah. "Stok darah hanya mencukupi saja, belum lebih. Kami usahakan terpenuhi," ungkapnya.

 

Selama Bulan Dana PMI, program donor darah bakal dilakukan secara terkoodinasi. PMI juga memastikan proses donor berlangsung sesuai prosedur guna memastikan keamanan pendonor maupun penerima donor. "Ketersediaan darah ini penting bagi pasien yang butuh tindakan cepat," jelasnya.

 Baca Juga: Warga Gelar Larung Kerbau di Pantai Carita, Doakan 8 Orang Hilang di Gunung Anak Krakatau

Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyatakan, keterlibatan atau proaktif masyatakat sangat dibutuhkan untuk mencukupi ketersediaan pasokan darah.

Ia juga terus mendorong PMI agar memperkuat peran dan fungsi dalam menjalankan berbagai misi kemanusiaan. Menurutnya, selain pemenuhan kebutuhan darah, PMI memiliki peran dalam penanganan bencana dan berbagai kegiatan sosial.

 

Oleh karena itu, perlu keterlibatan lebih banyak pihak, mulai dari dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, komunitas hingga pemerintah desa. Lilis juga berpesan agar pengelolaan Bulan Dana PMI dilakukan secara transparan dan akuntabel, sehingga dukungan yang terhimpun dapat digunakan untuk mendukung pelayanan PMI. "Donor darah manfaatnya langsung dirasakan saudara yang membutuhkan," ujarnya. (fid)

Editor : Heru Pratomo
donor darah kebumen kantong darah PMI bulan dana pmi