KEBUMEN - Pemkab Kebumen menyiapkan proses pembangunan 24 titik ruas jalan jelang akhir 2026. Seluruh paket pekerjaan infrastruktur tersebut akan dibiayai penuh dari alokasi Perubahan APBD Tahun 2026. Adapun proyek pengerjaan ditarget rampung sebelum berganti tahun atau paling tidak pada pertengahan Desember mendatang.
Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kebumen Kurnia Hadi mengatakan, 24 paket pekerjaan infrastruktur itu akan menjadi hajat pembangunan daerah jelang akhir tahun.
Pihaknya mematok target seluruh proyek rampung dengan durasi waktu pekerjaan 60 hari kalender. "Sekarang mau lelang. Harapan kami Oktober sudah on progres semua," ucapnya saat ditemui Rabu (9/9).
Baca Juga: Pemkab Kebumen Keluarkan Rp 208,5 Juta untuk Bonus Atlet Popda dan Peparda
Kurnia menyatakan, paket pekerjaan jalan tersebut prinsipnya hanya melanjutkan program pembangunan pada APBD Murni 2026. Semua telah disusun dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Salah satunya paket pekerjaan pembangunan ruas Jalan Muktisari-Bocor dengan pagu anggaran Rp 4,8 miliar. "Prioritas ke jalan. Kalau jembatan riskan karena akhir tahun biasanya mulai hujan, air sudah mengalir," bebernya.
Dia menyebut, total anggaran yang disiapkan untuk proyek pembangunan 24 ruas jalan sebesar Rp 20 miliar. Setiap titik proyek dibutuhkan biaya bervariasi tergantung panjang dan karakter jalan.
Baca Juga: Giliran Area Hutan Pohon Jati Milik Perum Perhutani di Kebumen Terbakar
"Anggaran menyesuaikan, contoh jalan Wadasmalang-Slepi disana tidak sampai 200 meter karena sifatnya meneruskan," katanya.
Ketua Komisi D DPRD Kebumen Sugeng Wibawa meminta dinas teknis segera bergerak menyiapkan proses lelang seiring penetapan Perubahan APBD Tahun 2026. Dia juga mendorong agar penyedia jasa nantinya tetap memperhatikan kualitas pekerjaan meski dengan waktu terbatas.
DPRD pun memastikan akan mengawal setiap anggaran daerah digunakan untuk pemerataan pembangunan. "Entah itu anggaran murni atau perubahan, proyek harus sesuai kontra. Dinas perlu pro aktif memastikan pekerjaan," jelasnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo