256 Kontingen Kota Megelan Tampil pada POPDA Jateng, 86 Bakal Berangkat Mandiri

Naila Nihayah • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 11:51 WIB
SIAP BERLAGA: Wali Kota Magelang melepas ratusan atlet Kota Magelang yang bakal mengikuti POPDA Jateng 2026. (Dokumentasi Prokompim Kota Magelang)
SIAP BERLAGA: Wali Kota Magelang melepas ratusan atlet Kota Magelang yang bakal mengikuti POPDA Jateng 2026. (Dokumentasi Prokompim Kota Magelang)

MAGELANG - Sebanyak 256 anggota kontingen Kota Magelang akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah (Jateng) 2026 yang berlangsung di Semarang, Kendal, dan Pati pada 1-6 September 2026. Dari jumlah tersebut, 86 kontingen mengikuti kompetisi secara mandiri karena tidak masuk dalam fasilitasi pemkot.

Kontingen tersebut terdiri atas 214 atlet dan 42 pelatih. Pemkot Magelang memfasilitasi 170 orang, meliputi 136 atlet dan 34 pelatih. Sementara 86 kontingen lainnya terdiri atas 78 atlet dan delapan pelatih yang berangkat secara mandiri.

Baca Juga: Perkuat Produksi Nasional, Kementan Dorong Peningkatan Indeks Pertanaman di Lahan Oplah dan CSR

Para atlet Magelang akan bertanding pada 20 cabang olahraga (cabor). Cabor tersebut meliputi atletik, balap sepeda, bola voli pantai, bulu tangkis, bola basket, judo, karate, menembak, panahan, panjat tebing, pencak silat, renang, senam, sepak bola, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, tinju, dan wushu.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang Imam Baihaqi mengatakan, keterlibatan atlet pelajar dalam banyak cabang olahraga menjadi bagian dari upaya pemerintah membuka lebih banyak ruang kompetisi sekaligus menjaring potensi atlet muda.

Menurut dia, POPDA bukan sekadar ajang perebutan medali. Tetapi menjadi salah satu tahapan bagi pelajar untuk mengukur kemampuan setelah menjalani pembinaan dan latihan di daerah.

Baca Juga: UEFA Siapkan Laporan Pidana terhadap Infantino Terkait Rencana Penjualan Saham Piala Dunia

"Ini menunjukkan komitmen kita bersama insan olahraga untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi pelajar untuk berkompetisi, mengembangkan potensi, dan mengejar prestasi," ujarnya di Pendapa Pengabdian Senin (31/8).

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meminta atlet yang bertanding tidak terbebani target hasil hingga mengabaikan proses pertandingan. Dia menekankan tiga hal yang harus dijaga selama kompetisi, yakni kepercayaan diri, kejujuran serta kepatuhan terhadap aturan. "Bertandinglah dengan percaya diri, kalian sudah berlatih dengan baik, karena itu tampilkan kemampuan terbaik kalian," tegasnya.

Selain kesiapan teknis, dia menilai, dukungan keluarga memiliki peran penting dalam perjalanan atlet pelajar. Orang tua tidak hanya menjadi pendukung ketika pertandingan berlangsung, tetapi juga berperan dalam menjaga konsistensi latihan dan memberikan dukungan selama proses pembinaan. (aya/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah (Jateng) kontingen Atlet Kota Magelang Popda