Upaya Memperkuat Ekosistem Pariwisata di Kawasan Borobudur, Parade 200 VW Jelajahi Desa Wisata

Naila Nihayah • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:45 WIB
SEMARAK: Parade VW yang diikui oleh lapisan pemerintah, pelaku wisata, warga, hingga anak-anak sekolah dan berakhir di Lapangan Randu Alas Tuksongo Rabu (26/8). (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)
SEMARAK: Parade VW yang diikui oleh lapisan pemerintah, pelaku wisata, warga, hingga anak-anak sekolah dan berakhir di Lapangan Randu Alas Tuksongo Rabu (26/8). (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)

MUNGKID - Sekitar 200 mobil Volkswagen (VW) memeriahkan parade menyusuri desa-desa wisata di kawasan Borobudur Rabu (26/8). Rombongan menempuh rute sepanjang 10-12 kilometer, melibatkan unsur pemerintah, pelaku wisata, warga, hingga ratusan pelajar.

Parade dimulai dan berakhir di Lapangan Randu Alas Tuksongo. Deretan VW bergerak menyusuri sejumlah desa di sekitar Borobudur dan menjadi tontonan warga di sepanjang jalur.

Ketua panitia Prana Aji mengatakan, parade digelar untuk membawa aktivitas wisata keluar dari titik destinasi yang selama ini menjadi pusat kunjungan. Rute sengaja diarahkan melewati desa-desa wisata tanpa menetapkan titik kunjungan khusus.

Baca Juga: Hakim PN Sleman Tolak Permohonan Praperadilan, Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji Batal Bebas

“Kami sengaja tidak mengadakan titik kunjungan di destinasi tertentu untuk mengantisipasi kemacetan karena banyaknya unit kendaraan,” beber Prana di sela kegiatan.

Selain komunitas VW, parade melibatkan unsur pemerintah, masyarakat, dan pelaku wisata. Ratusan siswa dari 12 sekolah dasar di sepanjang rute juga ikut sebagai penumpang VW.

Kegiatan tersebut berawal dari Komunitas VW Borobudur yang dirintis sejak 2016 dan resmi berdiri pada Juli 2017. Perkembangan komunitas kemudian mendorong kegiatan VW dikembangkan menjadi bagian dari aktivitas pariwisata daerah. “Kami berharap ke depan kegiatan ini bisa masuk dalam kalender agenda wisata tahunan Kabupaten Magelang,” ujarnya.

Baca Juga: Setelah Lepas Muhammad Kanu, PSS Sleman Siapkan Tiga Pemain Muda untuk Dipinjamkan

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukan seni tradisional dan hiburan musik hingga pukul 23.00.

Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengatakan, parade VW menjadi salah satu upaya memperkuat ekosistem pariwisata di Borobudur. Pengembangan wisata, menurutnya, tidak cukup hanya mengandalkan destinasi utama. Tetapi juga perlu menghidupkan potensi desa dan masyarakat di sekitarnya.

Pemerintah daerah ingin membangun ekosistem wisata dari hulu hingga hilir dengan melibatkan komunitas dan kreativitas warga. “Hari ini VW adalah salah satu destinasi wisata baru yang muncul dari kreativitas teman-teman dari Borobudur,” tuturnya. (aya/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
Volkswagen (VW) lapangan randu alas tuksongo Borobudur parade Pariwisata