MUNGKID - Perbaikan Jembatan Batang A atau Jembatan Krakitan di Kecamatan Salam, dikebut. Pemasangan lima girder jembatan dijadwalkan berlangsung pada Selasa (18/8) malam hingga Rabu (19/8) dini hari dan dipastikan berdampak pada arus lalu lintas di jalur Magelang-Jogja.
KBO Satlantas Polresta Magelang Iptu Rosyid Sugiarto menyebut, pemasangan lima girder dijadwalkan mulai pukul 22.00 hingga sekitar pukul 04.00. Girder yang dipasang masing-masing memiliki panjang sekitar 18,8 meter.
"Sesuai rencana awal di Oktober kami baru selesai, tapi di bulan Agustus sudah pemasangan girder," kata Rosyid di kantornya, Selasa (18/8).
Baca Juga: Hardjuno: Indonesia Perlu Kembali Menemukan Arah Pembangunan Ekonomi Kerakyatan
Rosyid mengimbau pengendara, khususnya yang menggunakan kendaraan berat, untuk bersabar apabila harus berhenti saat proses pengangkatan girder berlangsung. Untuk mengurangi ketidaknyamanan pengendara, Satlantas Polresta Magelang juga menyiapkan kopi bagi pengemudi yang terdampak penghentian arus.
"Tim kami nanti keliling. Jadi pengendara bisa tetap di kendaraan sambil ngopi dulu. Mulai pukul 22.00 sampai pukul 04.00," sebutnya.
Dia menjelaskan, lima girder akan dipindahkan dari kendaraan pengangkut menuju konstruksi jembatan. Proses pengangkatan inilah yang akan membuat arus kendaraan harus dihentikan sementara demi keselamatan pekerja maupun pengguna jalan.
Baca Juga: Siswa Laki-laki di Sleman Kini Jadi Sasaran Vaksin HPV, Tak Lagi Hanya Perempuan
Selama pekerjaan berlangsung, lanjut dia, arus kendaraan di sekitar jembatan masih dapat dilayani secara terbatas atau buka tutup. Namun ketika girder mulai diangkat, jalan akan ditutup total dari kedua arah. "Kami tutup full total, perkiraan sekitar 10 sampai 15 menit dari dua arah, dari Jogja maupun Magelang," jelasnya.
Untuk kendaraan berat seperti truk dan bus, petugas mengarahkan agar tetap menggunakan jalur utama. Kendaraan itu akan menunggu ketika proses pengangkatan girder dilakukan. Sementara kendaraan roda empat yang melintas dari Magelang menuju Jogja akan disiapkan sejumlah jalur alternatif.
Rosyid menrinci, rekayasa pertama dilakukan di kawasan Jumoyo. Kendaraan akan diarahkan belok kiri, kemudian melewati Pasar Srumbung dan berbelok kanan hingga tersambung di sekitar SPBU Baledono.
Baca Juga: Van Dijk Puji Araujo dan Jacquet, tapi Ingatkan Lini Belakang Liverpool Butuh Waktu
Alternatif berikutnya disiapkan dari kawasan Kradenan, sebelum Simpang Tiga Semen. Kendaraan diarahkan belok kiri dan kemudian keluar di kawasan Jerukagung. Dari Jerukagung, kendaraan dapat berbelok kanan menuju Baledono.
Sebaliknya, kata dia, kendaraan roda empat dari arah Jogja menuju Magelang juga akan dialihkan melalui sejumlah jalur alternatif. Salah satunya dari kawasan sebelum Tugu Ireng, kendaraan diarahkan ke kiri hingga keluar di kawasan Ringin dan Pasar Ngluwar.
Baca Juga: JJLS Kelok 18 Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pemprov DIY Kebut Pengamanan Lahan dan Fasilitas Jalan
Alternatif lain berada di sekitar Indomaret, dengan kendaraan diarahkan belok kiri dan kemudian menuju kawasan Ngluwar sebelum kembali ke jalur utama. Rekayasa tersebut terutama diberlakukan untuk kendaraan roda empat kecil.
Sementara truk dan bus tetap diarahkan menggunakan jalan utama karena keterbatasan jalur alternatif untuk kendaraan berukuran besar. Nantinya, petugas lalu lintas akan ditempatkan di sejumlah titik untuk membantu pengendara mengikuti jalur pengalihan tersebut. (aya/pra)
Editor : Sevtia Eka Novarita