KEBUMEN - Warga Desa Kebadongan, Kecamatan Klirong digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di dalam sebuah sumur, Kamis, (13/8). Korban diketahui adalah pria berinisial AS, 43, yang terakhir sempat dilihat dua hari sebelumnya.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 18.30. Jenazah kemudian dievakuasi petugas. Dalam proses ini personel pemadam kebakaran bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dilibatkan untuk mengangkat jenazah dari dalam lubang sumur.
"Dari pemeriksaan medis, korban diperkirakan telah meninggal lebih dari 48 jam,” kata Putu, Jumat, (14/8).
Baca Juga: Peringati HUT RI, 68 Karya Fotografi Bertajuk Kemerdekaan Dipamerkan di Titik Nol Kilometer
Sebelum ditemukan meninggal, korban sampat terlihat pada Selasa sore, (11/8). Saat itu, istri korban, SS, 44, posisinya sedang pergi ke rumah orang tuanya di Kecamatan Klirong.
Berselang sehari, ia kembali ke rumah pada malam hari. Namun, korban justru tidak terlihat di rumah. Ia kemudian berusaha mencari keberadaan suaminya, tetapi upaya itu gagal.
Pencarian korban berlanjut pada hari berikutnya. Saat istri korban memeriksa bagian sumur di belakang rumah, ia terkejut melihat terdapat kaus merah di dalam sumur dengan kedamalaman sekitar 3,9 meter.
Baca Juga: PSS Sleman Kebut Kelengkapan Berkas Christophe Nduwarugira; Terganjal Regulasi Terkini Imigrasi
Guna meyakinkan rasa penasaran, ia bersama anggota keluarga mencoba mengangkat menggunakan galah, tetapi gagal. Kemudian diputuskan untuk meminta bantuan petugas.
Setelah berhasil diangkat ke permukaan, korban tak lain suami dari SS. Petugas menemukan jasad korban berada di dalam sumur dengan posisi kepala di bawah dan kaki di atas.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, polisi tidak menemukan luka akibat benda tumpul atau tajam maupun luka jeratan pada bagian tubuh korban. "Pemeriksaan medis turut menguatkan kejadian tersebut bukan tindak pidana," jelas kapolres. (fid)
Editor : Heru Pratomo