MUNGKID - Kondisi siswa SMPN 3 Candimulyo yang kembali menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan menu makan bergizi gratis (MBG) mulai membaik. Dari sembilan siswa yang kembali dibawa ke RSUD Merah Putih pada Selasa (11/8), dua di antaranya telah diperbolehkan pulang.
Sementara itu, tujuh siswa masih menjalani rawat inap di RSUD Merah Putih hingga Kamis (13/8). Mereka merupakan bagian dari siswa yang sebelumnya mengalami keluhan setelah mengonsumsi menu MBG di sekolah pada Jumat (7/8).
Kepala Bidang Penunjang RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang Rurit Obyantoro mengatakan, dua siswa telah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit pada Rabu (12/8) sore setelah kondisinya dinilai cukup stabil.
Baca Juga: Sasar Anak Muda, Dana Keistimewaan Dukung Penyelenggaraan Olimpiade Bahasa dan Aksara Jawa
"Sampai hari ini dari sembilan orang yang masuk (opname) sudah dua orang yang pulang," katanya, Kamis (13/8).
Dia menyebut, tujuh siswa masih perlu mendapatkan pemantauan dan penanganan medis. Meski begitu, kondisinya menunjukkan perkembangan positif dibandingkan ketika pertama kali datang.
Keluhan pusing yang sebelumnya dirasakan mulai berkurang, meskipun sebagian masih mengalami nyeri pada bagian perut. "Sudah mulai membaik. Pusing sudah berkurang, tinggal nyeri perut yang masih ada, tapi sudah tidak seperti masuk (datang ke rumah sakit)," ujarnya.
Baca Juga: Angkat Isu Peningkatan UMKM, Polres Kulon Progo Terima Kunjungan MC Sespimmen Polri Angkatan ke-67
Sembilan siswa tersebut sebelumnya telah mendapatkan penanganan medis setelah mengalami keluhan yang diduga berkaitan dengan menu MBG pada Jumat (7/8). Saat kejadian awal, sebanyak 26 siswa dilaporkan mengalami gejala dan sempat mendapatkan perawatan.
Sebagian siswa kemudian diperbolehkan pulang setelah kondisi mereka dinilai stabil. Namun, beberapa hari setelah kejadian, sejumlah siswa masih merasakan keluhan. Lantas pada Selasa (11/8), sembilan siswa kembali dilarikan ke RSUD Merah Putih. (aya)
Editor : Heru Pratomo