Dua Karhutla Terjadi Beruntun di Karanggayam dan Alian, Hanguskan 2,25 Hektare Lahan

Muhammad Hafied • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 20:30 WIB
EVAKUASI: Petugas gabungan bersama warga Desa Karanggayam berjibaku memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya. Kebakaran terjadi di lahan milik Perum Perhutani. (Dokumentasi Polres Kebumen)
 
EVAKUASI: Petugas gabungan bersama warga Desa Karanggayam berjibaku memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya. Kebakaran terjadi di lahan milik Perum Perhutani. (Dokumentasi Polres Kebumen)  

KEBUMEN - Dua titik kebakaran terjadi di area lahan hijau di Kecamatan Karanggayam dan Kecamatan Alian. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini menghanguskan sekitar 2,25 hektare.

Kebakaran pertama terjadi di lahan milik Perum Perhutani, tepatnya Petak 121 J, Padukuhan Situ, Desa Karanggayam, Kecamatan Karanggayam Jumat (7/8). Api muncul sekitar pukul 11.45 dan membakar sekitar 0,25 hektare lahan yang ditumbuhi pohon pinus.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, kebakaran diketahui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Karanggayam setelah mendapat informasi dari warga. Petugas gabungan bersama pemerintah desa dan warga kemudian menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Baca Juga: Sembilan Kapanewon Lebih Dua Bulan tanpa Hujan, BMKG: Potensi Kekeringan Masuk Kategori Awas di DIY

Medan menuju titik api cukup sulit dijangkau armada pemadam kebakaran. Karena itu, petugas melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya. "Petugas langsung melakukan pemadaman secara manual," katanya Jumat (7/8).

Setelah sekitar dua jam berjibaku, api berhasil dikendalikan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Kepolisian menduga kebakaran dipicu kondisi kemarau panjang. Vegetasi yang mengering membuat lahan lebih mudah terbakar. "Lokasi lahan jauh dari permukiman sehingga tidak mengancam rumah warga," ungkapnya.

Sehari sebelumnya, kebakaran juga terjadi di Kecamatan Alian. Api melanda lahan milik warga di kawasan perbukitan Padukuhan Lengkong, Desa Kalijaya, Kecamatan Alian Kamis (6/8).

Baca Juga: Genjot Pendapatan, Dishub Kulon Progo Targetkan Kenaikan Perolehan Retribusi Parkir Sebesar 65 Perse

Titik api diketahui sekitar pukul 17.30. Vegetasi berupa rumput ilalang dan daun pohon jati kering yang berguguran ikut terbakar. Personel gabungan kemudian dikerahkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar satu jam kemudian. 

Kebakaran tersebut menghanguskan lahan sekitar 2 hektare. Tidak ada laporan korban dalam peristiwa tersebut. Kapolres mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan segera melaporkan jika menemukan titik api.

"Jika menemukan titik api, segera laporkan agar bisa ditangani secepat mungkin," imbaunya. (fid/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kemarau kebumen Kebakaran karhutla