Pemkot Magelang Ubah Tradisi HUT RI Lebih Inklusif, Perayaan Kemerdekaan Digeser dari Seremoni ke Partisipasi Warga

Naila Nihayah • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 20:30 WIB
AJAK WARGA: Pemkot bakal melibatkan warga dalam perayaan HUT ke-81 RI. (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)
AJAK WARGA: Pemkot bakal melibatkan warga dalam perayaan HUT ke-81 RI. (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)

MAGELANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang mengubah konsep peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan memperluas keterlibatan masyarakat. Tahun ini, rangkaian kegiatan tidak hanya berfokus pada seremoni pemerintahan. Tetapi diarahkan menjadi perayaan yang melibatkan warga dari berbagai kalangan.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk menghidupkan kembali nilai kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, semangat nasionalisme tidak cukup dibangun melalui upacara dan kegiatan formal semata.

"Kalau warga dilibatkan, mereka merasa memiliki. Dari situ nilai nasionalisme akan tumbuh, bukan sekadar formalitas tahunan," ujarnya Rabu (5/8).

Baca Juga: Tiga Pengusaha asal Lendah Bangun Jembatan Apung dari Tong Bekas di Atas Sungai Progo, Bisa Hubungkan Dua Kabupaten

Damar menilai, selama ini partisipasi warga dalam peringatan kemerdekaan belum sepenuhnya merata. Sejumlah kegiatan masih didominasi kelompok tertentu, sementara sebagian masyarakat hanya menjadi penonton.

Karena itu, Pemkot Magelang memperluas ruang partisipasi publik melalui berbagai kegiatan lintas sektor. Agenda tersebut mencakup kegiatan olahraga, seni, keagamaan, hingga kepemudaan yang digelar di sejumlah titik kota.

Baca Juga: Jadi Korban Laka Lantas, Penantian Anida Warga Gunungkidul Tiga Setengah Tahun Akhirnya Terjawab: Santunan Jasa Raharja Cair 

Rangkaian peringatan diawali dengan agenda kenegaraan. Seperti gladi bersih pada 13 Agustus, Sidang Paripurna DPRD pada 14 Agustus, serta pengukuhan Paskibra dan Apel Kehormatan serta Renungan Suci pada 15 Agustus.

Selanjutnya, malam tasyakuran dan doa bersama digelar pada 16 Agustus. Puncak peringatan pada 17 Agustus akan berlangsung di Lapangan Tentara I Rindam IV/Diponegoro melalui upacara Detik-Detik Proklamasi. 

Selain upacara, pengibaran bendera Merah Putih juga dilakukan di Puncak Gunung Tidar serta seluruh kantor organisasi perangkat daerah (OPD) dan badan usaha milik daerah (BUMD) Kota Magelang.

 Baca Juga: Prediksi Derby Della Madoninna AC Milan vs Inter Milan di Persahabatan Pramusim Rabu 5 Agustus, Siapa Pemenangnya?

Di luar kegiatan formal, Pemkot Magelang menyiapkan berbagai agenda yang melibatkan masyarakat. Sejumlah kegiatan telah berlangsung sejak awal Agustus, seperti HK Run di Alun-Alun Kota Magelang dan kejuaraan atletik di Gelora Sport Center Sanden.

 

Berbagai kegiatan lain, seperti festival musik, jambore pemuda, kompetisi basket, dan futsal juga masuk dalam rangkaian perayaan. Pemkot turut menggandeng komunitas serta pihak swasta untuk memperluas partisipasi masyarakat.

 

Rangkaian kegiatan bahkan berlanjut hingga September. Agendanya berupa konser pelajar, kejuaraan pencak silat, pameran, dan kegiatan komunitas di sejumlah lokasi. (aya/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Pemkot Magelang Seremoni Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang Wali Kota Magelang Damar Prasetyono