MUNGKID - Suasana berbeda tampak di kompleks Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Magelang, Kamis (30/7). Ribuan anak terlihat bebas keluar-masuk ruang perkantoran, berkeliling dari satu dinas ke dinas lain. Kegiatan itu dilakukan dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional ke-42.
Sebanyak 1.217 anak dari berbagai kecamatan, lembaga kesejahteraan sosial, hingga lingkungan sekitar dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan seremoni, tetapi juga diberi kesempatan mengenal langsung lingkungan pemerintahan daerah.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengutarakan, pembukaan akses ke kompleks setda bagi anak-anak merupakan bagian dari upaya mengenalkan dunia pemerintahan sejak dini. Sekaligus menanamkan inspirasi bagi masa depan mereka.
Baca Juga: Dinkes Bantul Catat Kasus Rubella Alami Kenaikan, Gencarkan Vaksinasi Tekan Penyebaran
Dia menyebut, pemkab memberikan kesempatan anak-anak untuk bisa bermain, berkeliling, serta mengenal lingkungan pemerintah daerah. "Harapannya, mereka punya memori, pernah datang ke sini dan itu bisa membangun semangat mereka ke depan," ujarnya, Kamis (30/7).
Menurut Grengseng, anak-anak merupakan fondasi masa depan daerah. Sehingga pelayanan dan perhatian terhadap mereka harus dimulai sejak usia dini, bahkan sebelum memasuki jenjang pendidikan formal. "Pelayanan pemerintah harus dimulai dari usia yang masih dini. Kita ingin meletakkan dasar agar mereka tumbuh menjadi generasi yang unggul," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak tampak antusias menjelajahi area perkantoran. Mereka bebas memilih ruangan atau dinas yang ingin dikunjungi, berinteraksi dengan aparatur, hingga sekadar melihat aktivitas kerja di lingkungan Setda. "Silakan anak-anak keliling, mau ke dinas mana saja monggo. Ini kita buka semua," ucapnya.
Baca Juga: Motor Tabrak Mobil Box, Ledakan Picu Kebakaran di Pertigaan Palbapang
Dia menambahkan, pengalaman sederhana seperti berkunjung ke kantor pemerintahan dapat menjadi pemicu munculnya cita-cita dan rasa percaya diri pada anak. "Semoga memori ini menjadi inspirasi dan landasan bagi mereka dalam membangun impian masa depan," imbuhnya.
Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) Dinsos PPKB PPPA Kabupaten Magelang Nanik Susilowati menjelaskan, peringatan Hari Anak Nasional tahun ini mengusung konsep kolaboratif lintas perangkat daerah.
Kegiatan tidak hanya berfokus pada hiburan, tetapi juga mengintegrasikan berbagai program perlindungan dan pengembangan anak.
"Ini kolaborasi antarperangkat daerah. Selain peringatan Hari Anak Nasional, kita juga meluncurkan beberapa program, seperti gerakan nasional ruang aman dan nyaman untuk anak, serta kampanye bersama lindungi anak," jelas Nanik.
Selain itu, dinas kesehatan turut meluncurkan program SiPenting yang berfokus pada pencegahan dan penanganan stunting secara kolaboratif. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Magelang juga menghadirkan program Ananda Bersibar sebagai bagian dari gerakan pencegahan penyalahgunaan narkotika sejak usia dini.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama bertema 7 Kebiasaan Anak Hebat, yang menjadi bagian dari program pembiasaan karakter bagi anak-anak di Kabupaten Magelang. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo