KEBUMEN - Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasir, Kecamatan Ayah lengang dari aktivitas para nelayan. Mayoritas nelayan memilih tidak melaut akibat gelombang pasang yang terjadi di perairan selatan Jawa. Mereka tak ingin mengambil risiko karena kondisi air laut sedang kurang kondusif.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kebumen Lusimin menyampaikan, sudah sekitar sebulan nelayan, terutama di Kecamatan Ayah libur mencari ikan. Keputusan ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian.
Para nelayan lebih memperhatikan keselamatan jiwa, ketimbang harus menghadapi ombak besar hanya demi hasil tangkapan.
Baca Juga: Partisipasi Kerja di Kabupaten Magelang Tembus 78,12 Persen tapi Mayoritas di Sektor Rentan
"Total ada 385 perahu dengan sekitar 800 ABK, kebanyakan sekarang libur total," katanya kepada Radar Jogja, Rabu (29/7).
Lusimin menjelaskan, gelombang tinggi yang terus terjadi membuat perahu nelayan sulit beroperasi. Selain berisiko diterjang ombak, cuaca yang tak menentu juga berpotensi mengancam keselamaan awak kapal.
Ditambah lagi kondisi dermaga yang belum memadai membuat nelayan khawatir perahu merek akan rusak ketika ombak besar datang. "Teman-teman takut, tidak berani memaksakan diri karena ancaman nyawa," ungkapnya.
Menurut Lusimin, liburnya nelayan untuk pergi melaut juga berpengaruh terhadap kondisi pasar. Aktivitas lelang ikan di TPI beberapa waktu terakhir juga menurun. Konsekuensinya ketersediaan ikan segar diambil dari pasokan yang ada.
Dia memprediksi kondisi ini masih akan terus terjadi sampai musim angin laut berelalu. "Selagi angin masih kencang, perahu masih sandar. Tunggu di Agustus, mungkin ombak mulai landai," ujarnya.
Salah seroang nelayan Yulianto, 39, mengatakan, dirinya terpaksa mencari pekerjaaan lain akibat tingginya gelombang di pesisir selatan Kebumen. Dia berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga dapat kembali melaut guna mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga.
Baca Juga: Regenerasi Kurang, 24 Desa Wisata di Kabupaten Bantul Dinyatakan Mati Suri
"Sekarang lagi musim ikan Tengiri sama Cakalang. Tapi ombak lagi tinggi, cari rezeki lain," ungkapnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap telah merilis mengenai informasi tinggi geombang laut. Dalam keterangannya, kondisi gelombang di perairan Cilacap, Kebumen dan Purworejo berkisar antara 1,25-2,5 meter.