PURWOREJO - Pemkab Purworejo telah menyiapkan skema kerja sama pemanfaatan (KSP) Hotel Ganesha dengan mitra atau pihak ketiga. Langkah ini ditempuh sebagai bentuk ikhtiar optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) melalui pemanfaatan aset milik daerah.
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKPAD) Purworejo menilai pola kerja sama pengelolaan Hotel Ganesha akan membawa keuntungan tersendiri bagi daerah.
Dengan skema pengelolaan hotel oleh mitra tersebut otomatis memberikan dampak terhadap peningkatan PAD.
"Dari kami, sudah merancang agar bagaimana Hotel Ganesha memberikan manfaat nyata terhadap peningkatan PAD," kata Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah pada BPKPAD Purworejo Iswahyudi Panji Utomo kepada Radar Jogja, Jumat (24/7).
Penerapan skema tersebut juga dirancang untuk menambah nilai ekonomi aset. Di satu sisi pemkab juga diuntungkan karena anggaran daerah tidak terbebani akibat timbulnya biaya operasional hotel dan tanggungan pembiayaan lain.
"Efek gandanya, bisa buka peluang kerja. Berdampak positif ke sektor lain juga," jelasnya.
BPKPAD, kata Iswahyudi, kini telah melangkah agar Hotel Ganesha dapat segera beroperasi. Salah satunya dengan membentuk tim kerja sama pemanfaatan aset yang terdiri dari berbagai instansi lintas sektor.
Kemudian, merumuskan kajian komperehensif berisi analisis kelayakan dan penilaian. "Sudah dirancang, nilai apraisal berapa dan persyaratan apa saja. Dalam waktu dekat diumumkan panitia pemilihan mitra," bebernya.
Kabid Destinasi Pariwisata pada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Purworejo Edi Nur Widyoko menjelaskan, pembangunan tahap lanjutan Hotel Ganesha telah rampung sepenuhnya.
Dia optimis beroperasinya hotel ini akan membawa dampak positif bagi daerah. Selain mendorong sektor jasa dan pariwisata, keberadaan hotel tersebut juga diharapkan dapat menekan angka pengangguran.
Edi menegaskan, konsep pembangunan Hotel Ganesha bukan hanya sebatas fasilitas akomodasi saja, tetapi juga dirancang menjadi tempat pertemuan represetatif di Purworejo.
Selain sebagai ikon baru bagi daerah, hotel tersebut juga dapat meningkatkan dari sisi pendapatan daerah. "Hotelnya kelas bintang tiga. Ada lima lantai dan rooftop," kata dia.
Baca Juga: Hasil Inspeksi Ileague Jelang Super League 2026/2027, Lampu di SSA Bantul Kurang Terang
Sekadar informasi, pembangunan proyek Hotel Ganesha berlangsung melalui skema multiyears atau tahun jamak. Adapun pembiayaan proyek ini mengandalkan anggaran APBD senilai total sekitar Rp 55 miliar.
Hotel yang berlokasi Jalan Kolonel Sugiono, Purworejo tersebut dibangun secara bertahap pada 2022 dan 2023. Namun, prosesnya sempat terhenti di tahun 2024 karena keterbatasan anggaran daerah. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo