MUNGKID - Dua warga di Desa Borobudur akhirnya bisa menempati rumah yang layak setelah bertahun-tahun tinggal di bangunan tidak aman. PT TWC merenovasi kedua rumah itu melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp 60 juta.
Warga Dusun Ngaran 1, Mukodin, 63 sebelumnya tinggal di rumah semi permanen dengan kondisi memprihatinkan. Atapnya bocor, dindingnya terbuat dari anyaman bambu, dan lantainya masih tanah.
Sebagian bangunan bahkan sempat ambruk diterpa hujan deras dan angin kencang lantaran material yang sudah lapuk. Kini, rumah tersebut telah dibangun ulang menjadi bangunan permanen yang lebih kokoh dan aman.
Baca Juga: Simak! Rashdul Kiblat di Jogja Terjadi Sore Hari, Begini Cara Warga Cek Ulang Arah Kiblat Rumah dan Masjid
"Tidak pernah menyangka bisa dapat bantuan seperti ini," ujar Mukodin usai penyerahan kunci rumah, Selasa (14/7).
Kondisi serupa juga dialami Hariyanto, warga Dusun Bogowanti Kidul. Sebelumnya, rumah yang ditempati dalam kondisi rusak berat, miring, dan hampir roboh. Selain itu, rumah tersebut juga belum memiliki fasilitas kamar mandi yang layak. Kini, huniannya jauh lebih sehat dan nyaman.
Direktur PT Taman Wisata Borobudur, Mardijono Nugroho mengatakan, program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar kawasan wisata.
Baca Juga: Penertiban Reklame Rokok di Kulon Progo Terhambat Koordinasi Antar OPD, Tak Ada Stiker Khusus Pajak
Dia menegaskan, keberadaan kawasan Borobudur tidak hanya berorientasi pada pariwisata. Tetapi juga harus mendorong peningkatan kesejahteraan warga di sekitarnya.
"Kami berkomitmen bahwa keberadaan Taman Wisata Candi harus memberikan dampak kepada kawasan," tegasnya.
Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang David Rudiyanto menilai, program tersebut membantu mempercepat upaya pengentasan kemiskinan ekstrem, khususnya melalui penyediaan hunian layak. Terlebih, jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayahnya masih di atas 1.000 titik.
Baca Juga: Pantau MPLS di Cilacap, Wagub Taj Yasin Ajak Siswa Rancang Rencana Masa Depan
Bantuan yang diberikan, menurutnya, tidak hanya berupa renovasi ringan. Melainkan pembangunan rumah baru dengan standar kelayakan huni, mulai dari struktur bangunan hingga fasilitas dasar.
"Program ini mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, aman, dan sehat," ucapnya. (aya)