PURWOREJO - Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi meminta agar seluruh elemen lintas agama terus memperkuat kerukunan.
Dia pun mengajak kelompok mayoritas dapat memberikan rasa aman bagi kelompok minoritas, sehingga masyarakat dapat menjalankan hak beribadah sesuai dengan konstitusi.
Dion mengingatkan, setiap persoalan bersifat pribadi tidak boleh berkembang liar menjadi konflik antarkelompok.
Menurutnya, peristiwa konflik sosial di sejumlah daerah kerap terjadi akibat persoalan individu. Tak jarang persoalan tersebut kemudian meluas akibat minimnya komunikasi.
Dia meminta kasus tersebut perlu menjadi pengalaman dan pembelajaran bersama. "Kita belajar dari berbagai konflik yang pernah terjadi di daerah lain.
Jangan sampai hal seperti itu terjadi di Purworejo," jelasnya saat pengukuhan pengurus Pemuda Lintas Agama (Pelita) Purworejo periode 2026-2029, Kamis (2/7/2026).
Dion menyampaikan, berbagai persoalan sosial kerap muncul akibat kurangnya komunikasi dan saling memahami.
Oleh karena itu, forum seperti Pelita diharapkan mampu menjadi ruang dialog sekaligus wadah kolaborasi bagi generasi muda dari berbagai latar belakang agama.
Dia juga menekankan pentingnya upaya penguatan peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Purworejo.
Ditegaskan, keberadaan forum tersebut merupakan salah satu investasi sosial yang penting bagi daerah.
Menurutnya, membangun kebersamaan lintas agama merupakan langkah strategis untuk mencegah potensi konflik sosial di masa depan.
"Targetnya sederhana, yang penting saling mengenal. Karena ketika saling mengenal mengurangi rasa curiga dan prasangka buruk satu sama lain," ujar Dion.
Dion menyatakan, keberagaman antarumat beragama merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dirawat.
Baca Juga: Pintu Waduk Wadaslintang Ditutup, Wisata River Tubing di Sendangdalem Kabumen Vakum Sementara
Nilai yang terkandung dalam Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika menurutnya cukup sebagai modal pengamalan dalam kehidupan sehari-hari.
"Meskipun berbeda-beda, kita tetap bisa hidup guyub rukun," katanya.
Ketua Forum Kerukuman Umat Beragama (FKUB) Purworejo Khabib Sholeh menyampaikan, pemuda perlu mengambil peran dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di Purworejo.
Lewat kepengurusan yang telah dibentuk, dia menaruh harapan forum tersebut dapat menjadi pelopor moderasi beragama.
"Aktif membangun kegiatan sosial lintas agama serta memperkuat semangat kebangsaan," jelasnya. (fid/laz)
Editor : Herpri Kartun