Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Program Kecamatan Berdaya Terus Berproses, Targetkan Tahun Ini Terealisasi Seluruhnya

Muhammad Hafied • Rabu, 1 Juli 2026 | 20:29 WIB
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kebumen Yunita Prasetyani. (M Hafied/Radar Jogja)

 
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kebumen Yunita Prasetyani. (M Hafied/Radar Jogja)  

KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen terus melakukan akselerasi pencanangan program Kecamatan Berdaya.

Program yang digagas Gubernur Jawa Tengah ini masih berporses agar segera merata dan berjalan optimal di 26 kecamatan.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kebumen Yunita Prasetyani mengatakan, pelaksanaan program Kecamatan Berdaya masih dalam tahap persiapan secara berjenjang.

Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta Sukses Gelar "Astra Motor Menyapa Desa Wisata Krebet"

Berbagai langkah koordinasi lintas sektor telah dilakukan guna memstikan implementasi program dapat terealisasi sesuai arah kebijakan yang telah ditetapkan.

"Sekarang masih persiapan, on progres di seluruh kecamatan," ungkapnya kepada Radar Jogja, Selasa (30/6/2026).

Dinsos P3A, kata Yunita, berkomitmen mendukung program unggulan gubernur tersebut. Ia meyebut sejauh ini sudah ada empat kecamatan yang dicanangkan sebagai Kecamatan Berdaya.

Ia berharap program tersebut menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat perlindungan terhadap kelompok rentan.

Baca Juga: BBPTKG Ingatkan Tingginya Potensi Erupsi Eksplosif Mendadak Gunung Merapi

Adapun saat ini di Kebumen telah terbentuk empat Kecamatan Berdaya, masing-masing di Kecamatan Gombong, Sempor, Sadang dan Bonorowo. Di samping itu kecamatan lain seperti Kecamatan Pejagoan dan Karanggayam sedang dalam tahap proses.

Yunita menjelaskan, program Kecamatan Berdaya bergulir di setiap kabupaten atau kota di Jawa Tengah. Program ini sengaja digagas sebagai bentuk intervensi pemerintah dalam hal pemberdayaan dan perlindungan masyarakat rentan berbasis kecamatan.

Dalam program ini Dinsos P3A lebih fokus menyasar kelompok perempuan, anak, lansia hingga disabilitas. "Camat-camat waktu itu sudah komitmen sama gubernur. Semoga tahun ini semua kecamatan terealisasi," katanya.

Baca Juga: Pengamat Ekonomi Soroti Profesionalisme Manajer Jadi Kunci Keberhasilan Koperasi, Ini Penjelasannya

Setidaknya ada empat unit layanan prioritas pada program Kecamatan Berdaya. Meliputi sektor perlindungan perempuan dan anak, perlindungan lansia dan disabilitas serta pemberdayaan ekonomi dan bidang olahraga.

"Kami mengawal di RPPA (Rumah Perlindungan Perempuan Anak) karena menjadi bagian. Itu kami yang cover," bebernya.

Terpisah, Camat Buayan Nur Wahyudi mengatakan, sejumlah persiapan telah dilakukan guna mendukung program Kecamatan Berdaya.

Baca Juga: Masuk Tahun Ajaran Baru, BPS Kota Jogja Wanti-Wanti Biaya Pendidikan Jadi Penyumbang Inflasi Setelah BBM

Di antaranya dengan melakukan potensi wilayah sekaligus pemetaan sarana yang tersedia sebagai pendukung pelaksanan program tersebut. Pihaknya juga telah melakukan inventarisasi berbagai yang dibutuhkan untuk program tersebut. 

"Juni kemarin sosialisasi. Sudah kami petakan, misal mana yang punya GOR dan layanan kesehatan nanti bisa dimanfaatkan," ucapnya, Rabu (1/7/2026). (fid/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#tahap persiapan #Pemkab Kebumen #kecamatan berdaya