Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gegara Dilewati Alat Berat Proyek Tol Jogja-Bawen 11 Ruas Jalan di Kabupaten Magelang Rusak

Naila Nihayah • Rabu, 1 Juli 2026 | 06:07 WIB
Plt Sekda Kabupaten Magelang David Rudiyanto
Plt Sekda Kabupaten Magelang David Rudiyanto

 


MUNGKID - Sebanyak 11 ruas jalan di wilayah Kabupaten Magelang terdampak aktivitas proyek pembangunan Jalan Tol Jogja-Bawen, khususnya pada Seksi 2 yang membentang dari Bligo, Ngluwar hingga Pabelan, Mungkid. Pemkab pun meminta pelaksana proyek untuk melakukan perbaikan jika terjadi kerusakan, tanpa menunggu jadwal pemeliharaan berkala.

Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang David Rudiyanto menyebut, jalur-jalur tersebut dilalui kendaraan berat pengangkut material proyek. Sehingga berpotensi mengalami kerusakan lebih cepat dan membahayakan pengguna jalan.

Semula, kata David, pelaksana proyek berencana melakukan pemeliharaan secara periodik. "Tapi kami minta jangan menunggu kalau ada kerusakan yang membahayakan harus langsung diperbaiki. Mereka menyatakan sanggup," kata dia di ruang kerjanya, Selasa (30/6).

Baca Juga: Saemen Fest 2026 Siap Digelar: Hindia, Feast, Nadin Amizah hingga Kolaborasi 510 x Vierratale Meriahkan Stadion Kridosono Jogja

Dia mengatakan, sebelumnya bupati meminta adanya mitigasi terhadap dampak proyek nasional tersebut, terutama pada jalur-jalur yang dilalui kendaraan proyek. Dari hasil pendataan, terdapat 11 ruas jalan di wilayah Kabupaten Magelang yang terdampak pada Seksi 2.

Adapun ruas jalan yang terdampak meliputi jalur Palbapang-Penggaron, Muntilan-Srowol, Muntilan-Tanjung, Sirahan-Blongkeng, dan Jalan Pendem. Kemudian, Tegalsari-Sirahan, Jalan Dongkelan, Trayem, Semen-Ngluwar, Jalan Jampiroso, serta Jalan Bligo.

Dari sejumlah ruas tersebut, jalur Semen-Ngluwar menjadi satu yang telah mengalami kerusakan akibat dilalui kendaraan proyek. "Ini (jalur Semen-Ngluwar) sudah dilalui dan ada yang nanti akan dilalui. Jadi potensi kerusakannya tetap harus diantisipasi sejak awal," paparnya.

Baca Juga: Dikeluhkan Warga dan Wisatawan hingga Berkata Kotor saat Lewat, JLFR Dilarang di Malioboro

Selain Seksi 2, proyek tol Jogja-Bawen juga akan berlanjut ke Seksi 3 hingga Seksi 5. David menyebut, dampak terhadap ruas jalan lain masih memungkinkan terjadi, tergantung dari lokasi pengambilan material yang digunakan dalam proyek tersebut.

Sebagai bentuk mitigasi, lanjut dia, pelaksana proyek juga melakukan penyesuaian infrastruktur pada beberapa titik. Satu di antaranya adalah pelebaran jalan di ruas Tegalsari-Sirahan yang ditambah sekitar satu meter untuk mendukung kelancaran kendaraan angkutan material.

David menambahkan, pemkab juga berencana melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait kondisi jalur terdampak. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintas, mengingat intensitas kendaraan berat yang meningkat selama proyek berlangsung.

Baca Juga: Polda DIY Akhirnya Tahan Lurah Condongcatur, Kejati Penjarakan Jaga Baya dalam Kasus Korupsi Penyalahgunaan Tanah Kas Desa

"Ini proyek nasional, jadi masyarakat juga diharapkan ikut membantu dengan cara lebih berhati-hati saat berkendara di jalur tersebut," bebernya.

Untuk mengantisipasi keluhan masyarakat, pemkab membuka kanal pengaduan melalui layanan Lapor Pak Dhe. Masyarakat dapat melaporkan kondisi jalan yang rusak atau membahayakan agar segera ditindaklanjuti.

Nantinya, kata David, laporan dari masyarakat akan disampaikan ke pelaksana proyek. "Komunikasi terus kami buka agar penanganan bisa cepat," tegasnya. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#David Rudiyanto #Magelang #jalan rusak #tol jogja bawen #alat berat