Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Byarpet hingga Kawasan Pusat Kota Kebumen Terdampak, Layanan PLN Dikeluhkan

Muhammad Hafied • Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:07 WIB
Pegawai toko penjual daging beku kelimpungan akibat adanya pemadaman listrik. Meski begitu, layanan pelanggan tetap berjalan dengan mengandalkan pasokan listrik dari mesin generator. (M Hafied/Radar Jogja)
Pegawai toko penjual daging beku kelimpungan akibat adanya pemadaman listrik. Meski begitu, layanan pelanggan tetap berjalan dengan mengandalkan pasokan listrik dari mesin generator. (M Hafied/Radar Jogja)

 

 

 

 

 

 

KEBUMEN - Dalam beberapa hari terakhir, layanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dikeluhkan sejumlah pelanggan di Kebumen. Mereka mengeluhkan karena seringnya byarpet pemadaman listrik. Kondisi ini dinilai membawa kerugian bagi masyarakat karena tekah menggaggu aktivitas usaha maupun rumah tangga.

Berdasarkan pantauan Radar Jogja, pemadaman hampir merata di wilayah Kebumen. Seperti di Kecamatan Ambal, Kutowinangun, Alian, Karanggayam, Sadang, Gombong, Puring hingga Bonorowo. Bahkan, pada Jumat sore (19/6) wilayah pusat kota Kebumen juga terdampak mati listrik.

Salah satu Manajer Toko Penjualan Daging Beku Novan Subianto, 29, mengatakan, seringnya pemadaman listrik membuat sektor usahanya harus menanggung rugi.

Baca Juga: Ratusan ASN Pemkot Jogja Dibekali Keterampilan agar Tetap Produktif saat Masuki Masa Pensiun, 'Jangan Jadi Beban Keluarga'

Selain mengahambat pekerjaan, banyak produk pangan yang dijajakan berpotensi rusak akibat mesin pendingin tidak stabil. Kurangnya pasokan listrik juga dikhawatirkan akan merusak peralatan elektornik sebagai penunjang usaha.

"Sangat mengganggu operasional. Produk pasti lebih cepat rusak semisal listrik sampai 2-3 jam tidak menyala," ucapnya.

Novan menyebut, tokonya yang berada di Jalan HM Sarbini sangat bergantung pada pasokan listrik dari PLN. Dalam dua hari terkahir dia merasakan beberapa kali listrik mati.

Baca Juga: Sekretariat DPRD Kota Jogja Pelajari Sistem Teknologi Digital Kehumasan di Kota Bandung

Hal ini menunjukkan keandalan layanan PLN belum sepenuhnya optimal. Dia juga cukup menyayangkan karena tidak ada pemberitahuan jauh hari sebelumnya terkait pemadaman listrik. "Kalau listrik mati dadakan, dari sini tidak ada persiapan. Setelah kami konfirmasi suruh nunggu," ungkapnya.

Hal senada disampaikan Gilang Indra Wardana, 23, pelayan kafe di Jalan Pahlawan Kebumen. Dia mengaku heran di wilayah kota yang notabene sebagai pusat pemerintahan juga ikut terdampak pemadaman listrik.

Padahal belakangan tidak terjadi cuaca ekstrem yang selama ini menjadi penyebab listrik padam. "Daerah ini bisa dibilang ring satu. Kok bisa mati lampu lama. Baru kali ini saya rasakan sampai tiga jam," ucapnya.

 Baca Juga: Dua Siswa Lulus dengan Nilai Memuaskan, SD Negeri Brosot Kulon Progo Raih Prestasi Terbaik Tiga Thun Berturut-turut

Dalam keterangan resminya, PLN menyatakan pemadaman listrik terjadi akibat kendala teknis operasional pada bagian pembangkit. PLN juga melakukan pengaturan operasi sistem yang berdampak pada penghentian sementara aliran listrik di beberapa lokasi.

PLN menyampaikan akan terus mengoptimalkan pasokan dari pembangkit yang tersedia serta memeprcepat proses pemulihan. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#byarpet #kebumen #Gombong #listrik #pln