Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jadi Tim Musafir di Liga 4 Nasional, Persak Kebumen Keluhkan Revitalisasi Stadion Candradimuka

Muhammad Hafied • Senin, 15 Juni 2026 | 06:07 WIB

 

Kondisi lobi depan Stadion Candradmuka. Rencananya stadion terbesar di Kebumen ini bakal disulap menjadi pusat olahraga atau sport center. (M Hafied/Radar Jogja)
Kondisi lobi depan Stadion Candradmuka. Rencananya stadion terbesar di Kebumen ini bakal disulap menjadi pusat olahraga atau sport center. (M Hafied/Radar Jogja)

 

 

KEBUMEN - Proses revitalisasi Stadion Candradimuka yang tak kunjung usai menjadi perhatian serius bagi Persak Kebumen. Kondisi tersebut membuat Persak harus rela boyongan antar stadion karena tak memiliki kandang representatif dalam mengarungi kompetisi.

Di Liga 4 Nasional ini, Persak tidak mendapat kesempatan bermain di kandang sendiri. Persoalannya karena Stadion Candradimuka sebagai kandang Persak dinilai belum layak sebagai sarana pertandingan skala liga.

Ujungnya Persak harus bertanding di stadion luar Kebumen demi menjalani kompetisi. "Memang, kami di teman-teman lain sudah sangat terkenal sebagai tim berjuluk musafir. Kami tidak punya homebase," ungkap Manajer Persak Kebumen Arif Budiman kepada Radar Jogja, Minggu (14/6).

Baca Juga: Pemkot dan DPRD Kota Siap Fasilitasi Lampu Stadion Mandala Krida, Brajamusti:  Cahaya Harapan yang Menerangi Seluruh Warga Jogja

Bermain di luar Kebumen dianggap kerugian tersendiri bagi Persak. Selain harus beradaptasi dengan kondisi lapangan, mereka juga minim dukungan dari suporter setia. Sebelum naik kasta ke Liga 4, ketidakpastian penggunaan Stadion Candradimuka juga sempat dirasakan Persak.

Tepatnya ketika menjalani Liga 4 Jawa Tengah. Saat itu, Persak harus menyewa Stadion Sarwo Edhie Wibowo Purworejo sebagai homebase. "Di Liga 4 sekarang, kami tidak main di Kebumen," kata Arif.

Dia tak memungkiri, terkadang muncul pesimisme dalam diri Persak karena selama mengarungi liga tidak didukung stadion layak. Berbeda nasib dengan tim lain yang memiliki stadion megah dan representatif. Meski demikian, Arif bersama tim tetap terus berupaya memberikan prestasi terbaik untuk masyarakat Kebumen.

Baca Juga: Gubug Merapi Jadi Magnet Turis Asing, Suguhkan Panorama Lahar dari Lereng Gunung    

Baginya, stadion bukan menjadi kartu mati bagi Persak. Dia dan tim masih tetap konsisten menjalani liga meski di tengah keterbatasan. Pihaknya juga menanti komitmen pemerintah daerah dalam menuntaskan pembangunan Stadion Candradimuka. "Belum tahu selesai kapan," jelasnya.

Memasuki babak 32 besar Liga 4 kali ini, Persak masih menunjukkan performa positif. Dari dua laga yang digelar, tim Laskar Joko Sagkrip bertengger di puncak grup. Torehan empat poin berhasil dikumpulkan atas Persid Jember dan Persiharjo Sukoharjo. Selepas ini Persak akan kembali berjuang melawan Pasuruan United demi mengamankan tiket 16 besar. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Stadion Candradimuka #kebumen #tim musafir #liga 4 nasional #Persak