Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gegara Belum Di-Top Up Dana, Puluhan SPPG di Kabupaten Magelang Berhenti Operasi

Naila Nihayah • Rabu, 10 Juni 2026 | 01:23 WIB

 

SIAPKAN MENU: Sejumlah pekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Magelang menyiapkan menu makan siang bergizi, Kamis (26/12/2024).
SIAPKAN MENU: Sejumlah pekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Magelang menyiapkan menu makan siang bergizi, Kamis (26/12/2024).

 

 

 

MUNGKID - Sedikitnya ada 31 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Magelang yang berhenti beroperasi sementara. Penghentian layanan tersebut dipicu kendala dalam pencairan dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Satu SPPG yang terdampak adalah SPPG Sugihmas di Kecamatan Grabag. Informasi penghentian operasional sempat diumumkan melalui akun TikTok resmi mereka, disertai permohonan maaf kepada masyarakat. Namun, unggahan tersebut kini telah dihapus.

Koordinator Wilayah (Korwil) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kabupaten Magelang Nrangwesthi Widyaningrum menyebut, kendala bukan terletak pada ketersediaan anggaran, melainkan pada proses pencairan dana.

Baca Juga: Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sleman M. Arif Priyosusanto SSi; Evaluasi Dugaan Malapraktik RSUD Prambanan

"Kemarin (Senin, Red) ada 31 SPPG yang berhenti operasional sementara. Ini terkait dengan mekanisme pengisian top up dana ke masing-masing SPPG," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (9/6).

Menurutnya, proses pencairan dana memang memerlukan tahapan administratif yang melibatkan sejumlah institusi. Mengingat dana yang digunakan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan disalurkan melalui sistem transfer, bukan tunai.

Setiap SPPG, lanjut Westhi, diwajibkan menyampaikan laporan harian sebagai dasar pengajuan pengisian dana berikutnya. Laporan tersebut kemudian direkap oleh tim keuangan pusat sebelum diproses lebih lanjut melalui Kementerian Keuangan."Jadi bukan dananya tidak ada, tetapi pencairannya yang masih terkendala secara teknis," jelasnya.

Baca Juga: Terdampak Melemahnya Nilai Tukar Rupiah, Pengusaha Mebel di Bantul Mengeluh Pesanan Menurun

Meski sempat mengganggu layanan, sebagian besar SPPG disebut telah kembali menerima dana sejak akhir pekan lalu. Westhi menyebut, sejumlah unit sudah mendapatkan dana sejak Jumat (5/6), disusul gelombang berikutnya pada Senin sore (8/6). "Sebagian sudah terisi kembali. Hari ini atau besok diharapkan sudah mulai operasional kembali," imbuhnya.

Hingga Selasa (9/6), Westhi belum melakukan pendataan ulang secara menyeluruh terhadap seluruh SPPG yang sebelumnya terdampak. Namun secara umum, tingkat operasional layanan gizi di Kabupaten Magelang masih tergolong tinggi.

Dari total 161 SPPG yang ada, sebanyak 146 unit tercatat dalam kondisi operasional. Westhi juga menegaskan, kendala pencairan dana ini tidak berkaitan dengan isu lain yang sempat beredar. Termasuk kasus yang menyeret pihak tertentu di luar sistem SPPG. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#pencairan dana #Kabupaten Magelang #top up #APBN #SPPG