Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Anggota Polres Kebumen Punya Tugas Baru, Ikut Jadi Tracer Penularan Penyakit TB Paru

Muhammad Hafied • Kamis, 4 Juni 2026 | 23:45 WIB
Polres Kebumen menyiapkan personel khusus untuk membantu menekan penularan penyakit Tuberkulosis (TB) Paru di wilayah Kebumen. (Dokumentasi Polres Kebumen)
Polres Kebumen menyiapkan personel khusus untuk membantu menekan penularan penyakit Tuberkulosis (TB) Paru di wilayah Kebumen. (Dokumentasi Polres Kebumen)

 

 

 

KEBUMEN - 90 personel Polres Kebumen disiapkan sebagai petugas pelacak atau tracer penularan Tuberkulosis (TB) Paru. Mereka akan bertugas menekan angka penularan penyakit tuberkulosis sebagaimana masuk dalam program prioritas Kapolda Jawa Tengah.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, program tracer TB Paru adalah bentuk sinergi antara institusi Polri dan pemerintah. Dalam pelaksanaannya, personel polres akan berkolaborasi dengan petugas puskesmas di setiap kecamatan dan kader kesehatan di tingkat desa.

 Gerakan bersama ini merupakan upaya menekan angka penularan penyakit TB Paru di wilayah Kebumen. "Ujung tombak kegiatan ini Bhabinkamtibmas," katanya saat pengerahan personel tracer TB Paru, Kamis (4/6).

Baca Juga: Jogjavaganza Carnival Vol 5: Rayakan Harmoni Tradisi, Kreativitas, dan Kelestarian Bumi di Yogyakarta

Dijelaskan, secara umum petugas tracer memiliki beban tugas, seperti melakukan pelacakan kontak erat pasien TB Paru dan membantu proses identifikasi warga berisiko tertular. Selain itu petugas akan memberikan edukasi kepada masyarakat serta mendorong warga yang memiliki gejala penyakit TB untuk menjalani pemeriksaan di fasilitas kesehatan.

Petugas juga berperan memantau kepatuhan pengobatan pasien, sehingga proses penyembuhan penyakit dapat berjalan optimal. "Bhabinkamtibmas yang ditunjuk harus mampu menjalankan tugas kemanusiaan secara profesional dan penuh tanggung jawab," tegasnya.

Kapolres menerangkan, pemilihan Bhabinkamtibmas sebagai petugas tracer dinilai menjadi langkah strategis. Selain tersebar di seluruh desa dan kelurahan, mereka juga memiliki kedekatan dengan masyarakat.

Baca Juga: Dapat Restu Pemprov DIY dan Kadipaten, Pemkab Kulon Progo Segera Bentuk Panitia Pengadaan Tanah Pengganti TKD Palihan

 Dengan begitu akan lebih mudah melakukan pendekatan, sosialisasi, maupun pendataan warga. Keberadaan mereka di tengah masyarakat juga memungkinkan proses pelacakan dilakukan secara cepat dan efektif.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinkes PPKB Dinas Kebumen Aris Eko Sulistyono mengungkapkan, sebelum diterjunkan sebagai petugas tracer, mereka telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan skrining TB Paru.

Baca Juga: Skuad Tim Nasional Spanyol Tanpa Pemain Real Madrid, Luis De La Fuente: Bagi Saya, Ini Sempurna

Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh personel kepolisian berada dalam kondisi sehat dan siap melaksanakan tugas di lapangan. Menurutnya keterlibatan Bhabinkamtibmas akan memperkuat upaya pemerintah dalam menekan penyebaran TB Paru di Kebumen.

"Dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pengobatan tuntas," jelasnya. (fid)

Editor : Heru Pratomo
#tracer #tb paru #tuberkolosis #Polres Kebumen #AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama