MUNGKID - Sebuah mobil Suzuki Carry Futura dengan nomor polisi (nopol) AA 1297 NB hangus terbakar di jalan penghubung Desa Mranggen-Polengan, Srumbung, Kabupaten Magelang, Rabu (3/6). Api diduga muncul akibat percikan dari sistem bahan bakar yang dimodifikasi sementara setelah kendaraan mengalami gangguan mesin.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Magelang Edy Priyanta mengutarakan, petugas menerima laporan insiden itu sekitar pukul 10.16. Beberapa menit kemudian, petugas tiba di lokasi dan api sudah berhasil dipadamkan warga.
"Petugas kemudian melakukan pendinginan dan pengecekan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa," jelas Edy.
Baca Juga: Gagal Jadi Anggota Polisi, Pria Pengangguran Nekat Menyamar Anggota Resmob Gasak Barang di Minimarket Kulon Progo
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Termasuk pemilik mobil, Sarono, 53 warga Ngargosoko. Namun, mobil mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp 30 juta.
Kapolsek Srumbung AKP Suswanto menjelaskan, peristiwa bermula sejak pagi hari ketika Sarono menggunakan mobilnya untuk berbelanja kebutuhan usaha. Termasuk ban bekas dan oli eceran.
Barang-barang tersebut kemudian dibawa dalam kendaraan saat perjalanan pulang. Sekitar pukul 10.15, saat melintas di ruas jalan penghubung desa, kendaraan mengalami gangguan pada mesin yang diduga berkaitan dengan pompa bahan bakar (rotak).
Baca Juga: Nova Arianto Tak Ingin Timnas Indonesia Pandang Remeh Timor Leste di Piala AFF U19
Dalam kondisi tersebut, kata dia, Sarono mencoba melakukan penanganan secara mandiri dengan menyambungkan selang bahan bakar langsung ke mesin tanpa melalui sistem normal. Upaya tersebut sempat membuat mesin kembali hidup.
Namun, tidak lama setelah kendaraan dijalankan kembali, muncul percikan api dari bagian mesin yang dengan cepat menjalar ke seluruh badan mobil. Dia menyebut, kondisi muatan kendaraan turut mempercepat penyebaran api. "Dari hasil pengecekan juga ditemukan sisa kawat dari ban yang terbakar," bebernya.
Melihat api semakin membesar, Sarono segera keluar dari kendaraan untuk menyelamatkan diri. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual sebelum petugas datang. (aya/pra)