MUNGKID - Sebuah truk bermuatan kayu terguling di ruas jalan Magelang-Purworejo, Selasa (2/6) setelah diduga kehilangan kendali saat melintas di tikungan. Insiden yang terjadi sekitar pukul 01.00 itu sempat melumpuhkan arus lalu lintas dari dua arah.
Muatan kayu yang dibawa tampak bertumpuk tinggi, sebagian berserakan di sekitar lokasi kejadian. Badan truk yang melintang membuat sebagian besar badan jalan tertutup, memaksa kendaraan dari kedua arah berhenti.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang Iptu Ricky S Hartono mengutarakan, polisi menerima laporan dari warga tidak lama setelah kejadian.
"Sekira pukul 01.00 kami menerima laporan adanya kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan truk dengan nomor polisi (nopol) B 9951 FF bermuatan kayu," ujarnya.
Kendaraan tersebut diketahui melaju dari arah Magelang menuju Purworejo. Kecelakaan dipicu oleh kondisi muatan yang tinggi sehingga memengaruhi stabilitas kendaraan.
Saat melintas di tikungan, kata dia, pengemudi berinisial U, warga Banyumas diduga berupaya menghindari kabel listrik yang melintang di atas jalan. "Kondisi jalan yang miring membuat kendaraan tidak dapat dikendalikan hingga akhirnya terguling," jelas Ricky.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka. Pengemudi dilaporkan selamat meski mengalami syok akibat kejadian tersebut. Meski tanpa korban, dampak terhadap lalu lintas cukup signifikan.
Arus kendaraan dari arah Magelang maupun Purworejo sempat lumpuh selama proses evakuasi berlangsung. Namun, polisi bersama instansi terkait berupaya mengatur rekayasa lalu lintas dengan sistem buka-tutup untuk mengurai kepadatan.
Ricky menambahkan, proses evakuasi berlangsung cukup lama. Mengingat posisi truk yang melintang dan muatan kayu yang harus dipindahkan terlebih dahulu sebelum kendaraan dapat dievakuasi.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan. Termasuk kemungkinan faktor kelelahan atau mengantuk pada pengemudi. "Kami masih mendalami apakah ada faktor lain seperti kondisi pengemudi," tuturnya. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo