Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hari Keempat Masih Nihil, Tim SAR Perluas Area Pencarian Pelajar Hilang di Pantai Entak

Muhammad Hafied • Minggu, 24 Mei 2026 | 20:45 WIB
PENYISIRAN: Tim SAR melakukan pencarian terhadap seorang pelajar madrasah yang dilaporkan hilang setelah terseret ombak Pantai Entak di Kecamatan Ambal. (Dokumentasi Basarnas Cilacap)
PENYISIRAN: Tim SAR melakukan pencarian terhadap seorang pelajar madrasah yang dilaporkan hilang setelah terseret ombak Pantai Entak di Kecamatan Ambal. (Dokumentasi Basarnas Cilacap)

KEBUMEN - Hingga memasuki hari keempat, proses pencarian pelajar madrasah di Pantai Entak, Kecamatan Ambal belum membuahkan hasil. Kondisi ini memaksa tim SAR gabungan untuk memperluas area pencarian.

Upaya pencarian dilakukan dengan penyisiran sejauh 2,5 kilometer ke arah barat dan timur. Tim SAR gabungan yang terbagi menjadi tiga regu fokus menyisir permukaan air laut dengan menggunakan perahu karet. Selain itu upaya pencarian dilakukan melalui darat. "Upaya memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian," jelas Koordinator Tim SAR Gabungan, Rowidin Minggu (24/5).

Baca Juga: Temuan Cacing Hati Sapi Kurban di Sleman Hampir Delapan Persen, Masyarakat Diminta Waspada dan Lakukan Ini!

Diungkapkan, kondisi cuaca di lokasi kejadian cerah berawan, sehingga pelaksanaan operasi pencarian berjalan aman dan lancar. Meski begitu, upaya pencarian korban akan terus dilakukan dengan memperhatikan standar prosedur berlaku. "Radius pencarian sejauh 3 Nautical Mile (NM)," bebernya.

Sebelumnya, dua pelajar yang masih duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah (MTs) dilaporkan terseret ombak Pantai Entak, Kecamatan Ambal Rabu (20/5). Dalam peristiwa itu satu korban berhasil diselamatkan setelah tergulung ombak, sedangkan satu korban lain dinyatakan hilang. Korban diketahui masing-masing bernama Dhuwi Rahmadhani, 16, dan Bintang, 16.

Baca Juga: Meski Nilai Tukar Rupiah Melemah, Perajin Batik Kayu Krebet Pilih Tak Naikkan Harga Produk

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, berdasar hasil asesmen di lokasi, korban sebelumnya datang ke pantai bersama rekannya sekitar pukul 15.00. Mereka memutuskan untuk mandi di pantai yang selama ini bukan menjadi tempat objek wisata. Berselang satu jam, tak disangka ombak besar tiba-tiba datang dan menyeret dua korban.

Melihat kejadian itu, rekan korban berlari ke arah timur menuju Pantai Mliwis untuk meminta pertolongan warga. Saat kembali ke lokasi kejadian, korban bernama Bintang berhasil menepi ke bibir pantai, sedangkan Dhuwi Rahmadhani diduga hilang terseret arus. "Lokasi itu disebut bukan obyek wisata dan relatif sepi pengunjung," ungkap Putu. (fid/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pantai entak #tim sar gabungan #pelajar #Kecamatan Ambal #pencarian