Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sang Ayah Lahir di Kebumen, Prabowo Sebut Punya Hubungan Khusus dengan Kota Lawet

Muhammad Hafied • Minggu, 24 Mei 2026 | 20:00 WIB
KUNJUNGAN KERJA: Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di BUBK Kebumen, Sabtu (24/5). Dalam kunjungan ini Prabowo sempat mengenang tempat kelahiran ayahandanya di Kebumen. (Dokumentasi Diskominfo Kebumen)
KUNJUNGAN KERJA: Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di BUBK Kebumen, Sabtu (24/5). Dalam kunjungan ini Prabowo sempat mengenang tempat kelahiran ayahandanya di Kebumen. (Dokumentasi Diskominfo Kebumen)

KEBUMEN - Presiden Prabowo Subianto menyebut Kabupaten Kebumen bukan daerah asing bagi dirinya. Kabupaten dengan ikon burung lawet ini memiliki arti tersendiri karena menjadi tempat kelahiran ayahandanya. Hal tersebut disampaikan presiden saat ikut panen raya udang di area Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Sabtu (25/5).

Prabowo mengaku memiliki kedekatan secara emosional dengan Kabupaten Kebumen. Baginya, kabupaten ini menyimpan jejak sejarah dan cerita panjang keluarganya. "Kebumen ini ada hubungan khusus dengan saya, karena almarhum ayahanda saya lahir di Kebumen," ucapnya sebelum membuka pidato.

Pernyataan itu kemudian disambut riuh tepuk tangan tamu undangan yang hadir. Prabowo juga sempat mengenang tempat kelahiran sang ayah, Sumitro Djojohadikusumo yang berada di kompleks pabrik gula, di mana tempat tersebut kini telah beralih fungsi sebagai sebuah hotel. "Lahirnya ayahanda ada di pabrik gula yang sekarang katanya sudah jadi hotel," ungkap Prabowo.

Baca Juga: Super League 2026/2027 Dimulai Awal September 2026,  PSS Sleman Agendakan Latihan Perdana Awal Juli

Praktisi Sejarah asal Kebumen Ravie Ananda membenarkan ayahanda presiden Prabowo Subianto tercatat lahir di Kebumen, 29 Mei 1917. Dia mengatakan, sebelumnya pada Mei 2018, Prabowo sempat berkunjung ke Kebumen untuk napak tilas dan menyaksikan langsung bekas rumah kelahiran ayahandanya. "Waktu itu beliau datang ke Kebumen secara pribadi. Saya kebetulan ikut dampingi," kata Ravie.

Ravie menjelaskan, Sumitro lahir dari pasangan Margono Djojohadikusumo dan Siti Katoemi. Bapak dari Sumitro dulu diketahui sebagai pejabat di dinas perkreditan rakyat. Selain itu juga sebagai ketua Budi Utomo di Kebumen sekitar tahun 1915.

Baca Juga: Lima Atlet Padel Asal DIY Masuk Pelatnas,  Diproyeksikan ke Asian Games hingga PIala Dunia 

Proses persalinan Sumitro kala itu dibantu oleh dua dokter, yakni dr Oosterhuis dan dr Moehiman. Bayi itu kemudian diberi nama Sumitro Djojohadikusumo yang juga ayah dari Presiden ke 8 Indonesia, Prabowo Subianto. "Lahirnya di kediaman Margono, karena saat itu lazimnya orang lahiran di rumah," ungkapnya.

Guna mengenang jasa dan perjalanan hidup di Kebumen, saat ini telah terbangun patung Sumitro Djojohadikusumo. Patung tersebut berada di pelataran sebuah hotel di pusat Kota Kebumen. Tepatnya di Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen. Persis di seberang Stasiun Kebumen yang dulunya menjadi kompleks tempat tinggal kakek dan ayah Presiden Prabowo. Lokasi tersebut konon dulunya dijadikan pabrik minyak terbesar di Jawa bagian selatan. (fid/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#kota lawet #Jejak Sejarah #kebumen #presiden prabowo subianto #Kabupaten Sleman