PURWOREJO - Bupati Purworejo Yuli Hastuti menegaskan komitmennya menjadikan Purworejo kabupaten layak anak (KLA).
Di antaranya dengan memastikan tidak ada praktik kekerasan di tempat penitipan anak atau daycare seperti yang sempat terjadi di Jogja beberapa waktu lalu.
Yuli meninjau langsung tiga lokasi di wilayah Purworejo, Senin (18/5). Dia menegaskan, pemerintah daerah akan terus berupaya menjamin hak dasar setiap anak dapat terpenuhi.
Tinjauan ke daycare tersebut juga menjadi bagian komitmen Pemkab Purworejo mewujudkan KLA. "Tinjauan ini bentuk nyata dalam memastikan tidak ada praktik kekerasan seperti kasus di wilayah DIJ," jelasnya.
Dalam tinjauan tersebut Yuli didampingi sejumlah pejabat terkait. Ia bersama rombongan berkesempatan mengecek langsung kondisi tempat penitipan anak (TPA) Aisyah, TPA Seroja dan TPA Nusa Kemiri. Ketiga TPA ini beroperasi di wilayah Kecamatan Kemiri.
Bagi Yuli, mewujudkan lingkungan yang ramah bagi anak adalah tanggungjawab bersama. Kunjungan ke daycare penting sebagai langkah preventif atau pencegahan terjadinya kekerasan pada anak.
Ia juga ingin memastikan hak-hak anak terpenuhi. Pemerintah daerah, kata Yuli, terus berkomitmen untuk mencukupi hak anak, baik dari sisi kesehatan, pendidikan dan lainnya.
Dalam hal ini, lanjut Yuli, pemerintah daerah juga akan terus memperhatikan kualitas layanan yang inklusif serta kebijakan yang berpihak pada anak. Salah satunya dengan menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman dan ramah bagi anak.
"Diharapkan mampu mendorong terwujudnya generasi penerus yang sehat, terlindungi, unggul dan berdaya saing," ujarnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo