Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pulang Tugas Kepala SPPG Meninggal, Tubuh Korban Sempat Terpental ke Sungai sebelum Dievakuasi SAR

Muhammad Hafied • Kamis, 14 Mei 2026 | 23:45 WIB
Tim SAR gabungan berupaya mengevakuasi jenazah Noval Berliananda Arixon, 22, korban kecelakaan tunggal di Jembatan Karanganyar. (Dokumentasi Basarnas Cilacap)
Tim SAR gabungan berupaya mengevakuasi jenazah Noval Berliananda Arixon, 22, korban kecelakaan tunggal di Jembatan Karanganyar. (Dokumentasi Basarnas Cilacap)

 



 

 

KEBUMEN - Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kebumen Noval Berliananda Arixon meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan tunggal, Kamis (14/5) dinihari.

Nyawanya tak tertolong setelah sepeda motor yang ditunggangi menabrak pembatas Jembatan Karanganyar.

Diketahui, peristiwa nahas ini terjadi sekira pukul 03.30. Tepatnya saat korban yang berusia 22 tahun itu sedang dalam perjalanan pulang, dari SPPG menuju rumahnya di Desa Karangjambu, Kecamatan Sruweng.

Baca Juga: Harga Telur Ayam di Pasaran Kulon Progo Turun dari Rp 30 Ribu Jadi Rp 25 Ribu Per Kg, Pedang Sebut Daya Beli Menurun Stok Melimpah

 

Tak disangka di tengah perjalanan, motor yang dikendarai korban menabrak pembatas jembatan.

Dalam insiden ini tubuh korban sempat terpental hingga terperosok ke dalam Sungai Karanganyar. Korban diduga kehilangan kendali sebelum akhirnya motor dengan pelat AA 5659 LW yang dikendarai menghantan pembatas jembatan.

 Proses evakuasi jenazah korban berlangsung dramatis dengan melibatkan tim SAR gabungan. "Satu tim rescue diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan evakuasi," terang koordinator tim SAR Gabungan Tiesna.

Baca Juga: Kebakaran Hebat di Lokasi Parkir PT Arami Jaya, Grabag, Purworejo, Ratusan Motor Ludes Terbakar 

Dia menjelaskan, tim SAR dilibatkan dalam proses evakuasi korban karena berdasar laporan peristiwa tersebut masuk kategori membahayakan nyawa manusia. Setelah tim berjibaku, jenazah korban berhasil dievakuasi sekira pukul 03.49.

Selanjutnya, jenazah langsung dibawa ke RS PKU Gombong untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Sedangkan tim yang terlibat telah kembali ke satuan masing-masing. "Korban dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia," jelasnya. (fid/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#tim sar gabungan #kebumen #Basarnas Cilacap #Jembatan Karanganyar #Kepala SPPG