PURWOREJO - Kebakaran hebat terjadi di area pakir PT Arumi Jaya, Desa Harjobinangun, Kecamatan Grabag, Purworejo, Kamis (14/5) pagi.
Dalam peristiwa ini, sedikitnya 200 motor milik karyawan dilaporkan hangus terbakar.
Saksi mata Anjar Diwanti, 40, mengungkapkan, kebakaran diawali kemunculan api kecil di lantai dua tempat parkir.
Tak berselang lama dirinya mendengar ledakan hingga menimbulkan kebakaran.
Kobaran api semakin tidak terkendali ketika sejumlah motor ikut terbakar.
Sampai pada akhirnya api terus membesar karena area tempat parkir dipenuhi kendaraan.
"Ada api di belakang pos satpam. Disusul ledakan, terus api membesar," sebutnya saat ditemui Radar Jogja.
Baca Juga: Momen Long Weekend, Malioboro Masih Lengang dan Hotel Belum Ramai: Ini Penyebabnya!
Salah seorang pekerja Darmanto, 35, mengungkapkan, peristiwa kebakaran terjadi begitu cepat.
Kondisi ini diperparah adanya hembusan angin kencang karena posisi pabrik berada dekat pantai.
Dia belum mengetahui berapa jumlah motor karyawan yang terbakar karena masih proses pendataan.
Namun diprediksi mencapai 200 unit motor.
"Di lantai atas, 99 persen kendaraan terbakar. Ada sekitar 200 motor, mungkin lebih karena posisi parkiran itu penuh," jelasnya.
Diketahui, kebakaran di pabrik ban itu terjadi sekira pukul 07.45. Tepatnya saat sebagian karyawan shift 1 baru memulai aktivitas kerja.
Kepulan api dengan asap hitam pekat yang membumbung tinggi sempat memicu kepanikan karyawan.
Sebagian karyawan berteriak histeris ketika melihat kobaran api di area parkir kendaraan.
Sejumlah karyawan sempat berupaya menyelamatkan kendaraan mereka masing-masing.
Namun, sebagian dari mereka hanya bisa pasrah melihat kendaraan ludes terbakar.
Baca Juga: Pemkab Kulon Progo Berencana Gubungkan Dua OPD, Disdag dan Disperinkop UKM Atasi Krisis ASN
Petugas keamanan pabrik sempat berusaha memadamkan kobaran api, namun upaya itu gagal karena api dengan cepat membesar dalam hitungan menit.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta.
Adapun kobaran api baru dapat dikendalikan sekira pukul 09.00 dengan melibatkan delapan unit armada pemadam kebakaran.
Terpisah, Kapolsek Grabag AKP Diah Ayu mengaku belum mengetahui pasti penyebab kebakaran yang terjadi di area parkir PT Arami Jaya.
Baca Juga: Warga di Kulon Progo Pasang Spanduk Sindiran, Tuntut Lurah Garongan Segera Mundur
Dugaan sementara peristiwa ini terjadi akibat korsleting listrik.
Ia juga belum dapat memastikan berapa jumlah kendaraan terdampak karena masih dalam proses pendataan lebih lanjut. "Sepeda motor yang terbakar kurang lebih 150 unit," jelasnya.
Diah mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Saat ini aparat kepolisian masih terus melakukan upaya penyelidikan secara intensif.
Baca Juga: Nelayan yang Tenggelam di Pantai Baru Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia
Rencananya, tim Labfor Polda Jateng juga akan datang ke lokasi untuk mengurai teka-teki penyebab kejadian. "Polres sudah koodinasi dengan Polda, kemungkinan esok hari tim ke sini," ucapnya. (fid/laz)
Editor : Herpri Kartun