MUNGKID - InJourney Destination Management (IDM) menawarkan beragam paket kunjungan selama perayaan Waisak di kompleks Candi Borobudur. Skema ini disiapkan untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat sekaligus menjaga ketertiban dan kekhidmatan acara.
Direktur Komersial IDM Gistang Panutur mengutarakan, pada momentum Waisak tahun ini pengunjung diberikan pilihan pengalaman yang lebih beragam. Mulai dari sekadar menyaksikan hingga terlibat langsung dalam rangkaian ritual.
"Pengunjung bisa memilih sesuai kebutuhan, apakah ingin ikut prosesi, menyaksikan dari tribun, atau hanya menikmati suasana di kawasan," ujarnya, Minggu (10/5).
Baca Juga: Irvan Mofu Minta Maaf karena PSS Gagal Meraih Gelar Juara Championship 2025/2026
Dia menyebut, paket pelepasan lampion tetap menjadi yang paling diminati. Tiketnya dibanderol Rp 950 ribu untuk wisatawan nusantara dan Rp 1,2 juta untuk wisatawan mancanegara.
Dalam paket ini, kata dia, peserta tidak hanya mengikuti pelepasan lampion. Tetapi juga mendapatkan akses masuk kawasan pada 31 Mei 2026 serta perlengkapan pendukung seperti kaos, tote bag, kartu harapan, hingga fasilitas shuttle kendaraan listrik di area candi.
Gistang menambahkan, bagi pengunjung yang menginginkan pengalaman lebih mendalam, tersedia paket kombinasi lampion dan sunrise pradaksina. Paket ini menggabungkan ritual malam dengan meditasi berjalan di pagi hari mengelilingi candi.
Baca Juga: Kemarau Panjang Ancam Gunungkidul, DPP Pastikan Ribuan Hektare Padi MT II Masih Aman Panen
Kegiatan pradaksina dilakukan dengan konsep mindfulness, yang mana peserta berjalan perlahan sambil memusatkan perhatian pada langkah dan pernapasan. Paket ini dibanderol Rp 1,35 juta untuk wisatawan domestik dan Rp 1,75 juta untuk wisatawan mancanegara, termasuk akses kawasan selama dua hari serta fasilitas transportasi internal.
Selain paket partisipatif, tersedia pula opsi bagi masyarakat yang ingin menyaksikan tanpa mengikuti prosesi langsung. Tiket tribun disediakan di sisi selatan area utama pelepasan lampion, dengan harga Rp 250 ribu untuk wisatawan domestik dan Rp 350 ribu untuk mancanegara. Nantinya, pengunjung mendapatkan kursi khusus.
Baca Juga: Penanganan Kasus Little Aresha Jogja Masih Berjalan, 88 Anak Sudah Mendapatkan Daycare Pengganti, Sisanya Dirawat Sendiri di Rumah
Adapun pilihan paling ekonomis adalah tiket masuk kawasan Taman Wisata Candi Borobudur seharga Rp 65 ribu untuk wisatawan nusantara dan Rp 150 ribu untuk wisatawan mancanegara. Dengan tiket ini, pengunjung tetap dapat merasakan atmosfer perayaan meski dari area umum.
Gistang menuturkan, penjualan tiket dilakukan secara bertahap sejak April hingga 31 Mei 2026, menyesuaikan jenis paket yang ditawarkan. Seluruh pembelian dilakukan secara daring untuk memudahkan pengunjung sekaligus mengontrol kapasitas.
Adapun penjualan tiket lampion Waisak di Borobudur dapat diakses melalui kanal https://ticket.