Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Geologi Karangsambung, Kebumen Disebut Berpengaruh bagi Dunia Kampus

Muhammad Hafied • Minggu, 10 Mei 2026 | 22:30 WIB
APRESIASI : Bupati Kebumen Lilis Nuryani memberikan sertifkat penghargaan kepada mahasiswa luar negeri yang bersedia belajar geologi di kawasan Karangsambung.(Dokumentasi Prokopim Kebumen)
APRESIASI : Bupati Kebumen Lilis Nuryani memberikan sertifkat penghargaan kepada mahasiswa luar negeri yang bersedia belajar geologi di kawasan Karangsambung.(Dokumentasi Prokopim Kebumen)

KEBUMEN - Kampus besar seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Sebelas Maret (UNS) mengakui keanekaragaman geologi di kawasan Karangsambung telah membawa dampak besar bagi dunia pendidikan tinggi. Hal ini ditegaskan para akademisi serta praktisi saat Gala Dinner Summer School Geokonservasi yang berlangsung di Pendopo Kabumian, Jumat (8/5) malam.

Dekan Fakultas Ilmu Bumi dan Teknologi ITB Dudy Darmawan Wijaya menyatakan, bagi dunia kampus yang intens terhadap ilmu geologi, kawasan Karangsambung telah menjadi laboratorium alam. Bahkan dia menegaskan Karangsambung bukan lagi sekadar objek penelitian, melainkan bagian dari identitas para ilmuwan. Selama ini ikatan emosional antara dunia akademik dengan bumi Kebumen telah terbangun dengan baik. "Bagi kami, Kabupaten Kebumen, khususnya Karangsambung, sudah bukan lagi sekadar ruang intelektual. Tetapi telah menjadi ruang batin, emosional, bahkan spiritual," tegasnya.

Baca Juga: Berburu Lautan Awan Jadi Alasan Naiknya Kunjungan di Gunung Telomoyo

Dia mengungkapkan, kawasan geologi Karangsambung telah menjadi pusat penelitian hingga pengembangan ilmu kebumian bagi berbagai perguruan tinggi ternama. Secara rutin kampus-kampus besar mengirim mahasiswa untuk melakukan kegiatan akademik atau pataktik lapangan untuk belajar sruktutur batuan lengkap dan unik yang jarang ditemukan di daerah lain. "Kami di ITB, khususnya Prodi Teknik Geologi, memiliki interaksi yang sangat panjang ke belakang," jelas Dudy.

Dia pun mengapresiasi karena Geopark Kebumen kini telah tercatat sebagai warisan geologi yang diakui Unesco. Kendati begitu, dia mengingatkan keberadaan status geopark harus mampu membawa efek domino terhadap berbagai sektor. Dudy yakin peluang Geopark Kebumen agar naik kelas masih terbuka lebar. Salah satu caranya melalui edukasi, penguatan identitas lokal hingga pariwisata berkualitas. "Kita ingin daerah ini maju secara fisik, namun tetap lestari secara ekologi," harap Dudy.

Baca Juga: Menjaga Bara Warisan, Kisah Generasi Ketiga Pengasap Lele Kulon Progo; Gurih Smoky dan Lebih Sehat, Diminati Pasar Mancanegara

Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani berterimakasih karena banyak kampus di Indonesia telah memilih kawasan Karangsambung sebagai tempat belajar geologi. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk selalu menjadi mitra strategis dalam mendukung akademisi dan praktisi di dunia geologi. "Saya berharap momen ini menjadi awal dari hubungan yang terus berkembang," ungkapnya.

Selain dihadiri tenaga pendidik dari kampus ternama, pertemuan itu juga diikuti mahasiswa yang berasal dari Aljazair, Pakistan, Jepang, Malaysia hingga Prancis. Kegiatan tersebut sebagai bukti nyata visi daerah dalam melindungi warisan alam melalui jalur pendidikan dan riset. Acara ini juga menjadi simbol kolaborasi global untuk memperkuat posisi Geopark Kebumen di kancah internasional. (fid)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#geopark karangsambung #ilmu geologi #perguruan tinggi #kebumen #Karangsambung