KEBUMEN – Pemkab Kebumen terus mengupayakan perluasan akses layanan Kereta Api (KA) Prambanan Ekspres (Prameks) agar dapat menjangkau hingga wilayah Kebumen. Hal ini terungkap saat Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama jajaran datang ke kantor KAI Daop 5 Purwokerto, Selasa (5/5).
Dalam pertemuan itu Lilis meminta kepada pihak PT KAI untuk bersedia memperluas layanan Prameks hingga Stasiun Gombong. Ia juga meminta nantinya kereta bersubsidi tersebut berhenti di sejumlah stasiun di Kebumen, seperti Stasiun Prembun atau Stasiun Kutowinangun dan Stasiun Kebumen.
"Masyarakat kami sangat membutuhkan transportasi murah," ungkapnya.
Menurut Lilis, layanan KA Prameks cukup dinanti masyarakat Kebumen. Tak sedikit dari masyarakat rela datang ke Stasiun Kutoarjo sebagai stasiun pemberhentian terakhir demi memanfatkan layanan kereta tersebut.
Ia yakin hadirnya KA Prameks di Kebumen akan berdampak positif karena konektivitas antar wilayah terbangun dengan baik. "Banyak pelajar dan pekerja asal Kebumen yang beraktivitas di Jogja," ungkapnya.
Merespons permintan tersebut Vice President KAI Daop 5 Purwokerto, Rangga Putra Maulana menjelaskan saat ini KA Prameks dikelola oleh KAI Commuter (KCI).
Oleh karena itu, terdapat prosedur administratif yang harus dilalui, termasuk perizinan dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub. Namun demikian, pada prinsipnya PT KAI menyambut baik usulan karena sejalan dengan peningkatan okupansi penumpang.
Terkait hal lain PT KAI akan lebih dulu mencermati dan mengkaji kesiapan sarana yang dibutuhkan. Hal ini juga dilakukan agar perjalanan KA Prameks tidak mengganggu waktu tempuh layanan yang sudah terjadwal.
"Usulan tersebut sedang dalam proses pendalaman lintas unit," jelas Rangga. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo