Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Usai Restorasi, Fiat 1937 Diujicoba di Jalur Magelang-Ambarawa dalam  Magelang Rally Mobil Kuno PPMKI Jateng Tour 2026

Naila Nihayah • Minggu, 3 Mei 2026 | 18:58 WIB
Ratusan mobil klasik memenuhi kawasan Alun-alun Kota Magelang, Sabtu (2/5).
Ratusan mobil klasik memenuhi kawasan Alun-alun Kota Magelang, Sabtu (2/5).

 

 

 

 

MAGELANG - Sebanyak 213 kendaraan klasik dari berbagai kategori memadati kawasan Alun-alun Kota Magelang, Sabtu (2/5). Ratusan mobil itu menjadi bagian dari gelaran Magelang Rally Mobil Kuno PPMKI Jateng Tour 2026, sekaligus rangkaian peringatan Hari Jadi ke-1.120 Kota Magelang.

Seorang peserta, Wawan membawa dua mobil klasik produksi Amerika, yakni Dodge Desoto 1948 dan Dodge Deluxe 1948. Baginya, merawat mobil kuno bukan sekadar tantangan, melainkan bagian dari kesenangan.

Dia mengaku telah beberapa kali membawa mobilnya untuk perjalanan jarak jauh, termasuk hingga Bali dan berbagai kota di Jawa. "Ini hobi, jadi justru menyenangkan. Kalau sparepart tidak ada di lokal, ya impor," sebutnya.

Baca Juga: Stadion Maguwoharjo Akan Menjadi Venue Final Pegadaian Championship PSS Sleman vs Garudayaksa

Sementara itu, peserta lain, Suharto, datang dari Cirebon dengan membawa Fiat 1937. Mobil tersebut bahkan masih dalam tahap uji coba setelah proses restorasi. "Mobil tua tidak bisa langsung sempurna, harus bertahap. Ini baru tes kedua," terangnya.

Kepala Disporapar Kota Magelang Imam Baihaqi mengatakan, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang berkumpulnya komunitas mobil klasik.

"Tetapi juga memberikan hiburan yang unik kepada masyarakat, memperkenalkan objek wisata dan budaya, serta meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Magelang," ujarnya.

Baca Juga: Lima CJH Dari Embarkasi YIA Batal Berangkat Tahun Ini

Reli dimulai dari Alun-alun Kota Magelang menuju Ambarawa, tepatnya ke Benteng Fort Willem I, sebelum kembali ke Magelang. Rute tersebut dinilai tidak sekadar perjalanan biasa, melainkan menyimpan nilai historis yang kuat.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menilai, pemilihan rute menunjukkan keterkaitan sejarah antara Magelang dan Ambarawa sebagai kawasan perjuangan. "Ini bukan sekadar reli, tetapi juga perjalanan sejarah," bebernya.

Baca Juga: BPBD DIY Ajukan Perpanjangan Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Hingga 15 Mei

Damar menyebut, reli mobil kuno telah menjadi satu agenda tahunan yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. "Okupansi hotel meningkat, UMKM bergerak, dan kota kita semakin dikenal," lontarnya

Dia berharap, para peserta dapat menikmati perjalanan sekaligus membawa cerita positif tentang Kota Magelang ke daerah masing-masing. "Rasakan suasananya, kulinernya, keramahan warganya. Ceritakan bahwa Magelang adalah kota yang layak dikunjungi," imbuh dia. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#fiat 1937 #dAMAR PRASETYONO #mobil klasik #ambarawa #Kota Magelang