KEBUMEN - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kebumen memastikan tidak akan menggelar aksi turun jalan pada peringatan Hari Buruh atau May Day. Serikat pekerja sendiri justru bakal mengemas perayaan May Day dengan cara yang lebih positif dan apresiatif.
Ketua KSPSI Kebumen Akif Fatwal Amin menyampaikan, perayaan May Day tahun ini dikemas sedikit berbeda dari sebelumnya. Jika sebelumnya peringatan Hari Buruh selalu identik dengan aksi unjuk rasa, namun kali ini dirubah dalam bentuk ajang apresiasi bagi pekerja teladan. “Tahun ini kami ingin beri makna berbeda. May Day akan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh keakraban,” ungkapnya, kepada Radar Jogja, Minggu (26/6).
Baca Juga: Santri asal Cilacap Ditemukan Meniggal Dunia usai Tenggelam di Sungai Lukulo, Kebumen
Akif mengatakan, pada perayaan May Day mendatang pihaknya akan memberikan apresiasi atau penghargaan bagi pekerja teladan. Penghargaan dibuka untuk dua kategori. Yakni pekerja umum dan pekerja khusus yang berada di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari setiap kategori nantinya akan dipilih pekerja teladan melalui usulan masing-masing perusahaan maupun SPPG.
Dia menjelaskan, secara teknis sistem penilaian dapat dilihat dari berbagai aspek, antara lain tingkat kedisiplinan, masa kerja hingga absensi pekerja. Penghargaan ini nantinya diberikan bagi pekerja dengan kriteria non manejemen di perusahaan. “Kami berikan sebagai apresiasi dan motivasi,” jelasnya.
Selain pemberian penghargaan, momentum May Day pada 1 Mei 2026 mendatang akan diisi dengan konsep kebersamaan seperti temu pekerja hingga bakti sosial. Selain itu juga akan ada penyerahan hadiah lomba video kreatif antar pekerja.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Heritage Run 2026 Bakal Digelar, Strategi Bethesda Kembangkan Wisata Medis
Akif mengungkapkan, perayaan May Day tanpa aksi demonstrasi menjadi upaya menciptakan suasana kondusif di wilayah Kebumen. Melalui pendekatan ini diharapkan hubungan industrial dapat berjalan lebih harmonis. Dia berharap melalui rangkaian kegiatan tersebut dapat memperkuat solidaritas antar pekerja sekaligus menumbukan semangat dan etos kerja yang lebih baik. “Dari Hari Buruh, kami ingin membangun citra positif pekerja. Kami tidak menutup mata, ketika layak diapresiasi tentu kami beri pengharagaan,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu perkeja di perusahaan garmen Abimanyu, 31, menyambut baik perayaan Hari Buruh tanpa aksi turun jalan. Dia sepakat momentum May Day hendaknya diisi dengan kegiatan positif agar seluruh pekerja merasa aman dan nyaman. “Perlu didukung, apalagi ada lomba dan penghargaan buat pekerja terbaik,” katanya. (fid)
Editor : Sevtia Eka Novarita