KEBUMEN - DPRD Kebumen mendorong agar dinas terkait untuk memperhatikan aspek perizinan di sektor pariwisata. Penegasan ini dinilai penting karena menyangkut kepastian hukum serta tanggung jawab pengelola wisata untuk menyediakan standar pelayanan dan standar keselamatan bagi pengunjung.
Sekretaris Komisi D DPRD Kebumen Solichudin mengatakan, perizinan bukan hanya sekadar dokumen formalitas belaka. Tetapi sebagai pijakan dasar atau legalitas untuk membuka jenis usaha pariwisata. Dengan adanya izin dapat membawa kepastian terkait standar kelayakan. Baik dari sisi fasilitas, keamanan, serta dampak lingkungan yang ditimbulkan.
“Perizinan sangat penting. Bukan tujuan mempersulit, tapi buat mitigasi hal tidak diinginkan,” jelasnya saat menerima audiensi relawan SAR di ruang Paripurna DPRD Kebumen Jumat (24/4).
Bagi Solichudin, setiap pengelola wisata di Kebumen mutlak wajib mengantongi izin. Langkah ini sebagai upaya penataan agar sektor pariwsata dapat berkembang secara sehat serta memberikan rasa aman bagi wisatawan. Selain itu juga berdampak maksimal dari sisi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
Baca Juga: Persipura Rebut Puncak Klasemen dari PSS Sleman Setelah Bantai Persipal Palu
Dia membeberkan, lewat perizinan segala aktivitas wisata di Kebuman akan mudah dikontrol. Sebagai contoh, kata dia, sebelum pemerintah mengeluarkan perizinan akan ada persyaratan standar tertentu, seperti sumber daya manusia (SDM) hingga sarana dan prasarana memadai. “Kami tidak ingin pengelola wisata itu nggampangaken (mengabaikan),” tegasnya.
Berkaca dari banyaknya jumlah korban jiwa di kawasan pantai selatan pada musim libur Lebaran lalu, Solichudin tak ingin kejadian serupa terulang di kemudian hari. Dia meminta dinas terkait giat melakukan upaya pencegahan sejak dini.
DPRD melalui badan anggaran (Banggar) juga akan intervensi untuk melengkapi sarana dan prasarana keselamatan di lokasi wisata. “Mitra kami itu BPBD dan dinas perizinan. Komisi D siap memfasilitasi itu semua,” jelas Solichudin.
Baca Juga: Persipura Rebut Puncak Klasemen dari PSS Sleman Setelah Bantai Persipal Palu
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kebumen Bambang Suparjo menyebut, banyak manfaat yang dirasakan terkait perizinan pariwisata. Selain menyangkut kontribusi terhadap ekonomi daerah, perizinan juga menumbuhkan kepercayaan wisatawan. Tak kalah penting, dari perizinan dapat membantu penataan industri pariwisata.
Dia sepakat jika perizinan diabaikan, maka dampaknya akan serius bagi wisatawan maupun aspek lain. Bambang turut mengapresiasi jumlah kunjungan wisatawan di Kebumen pada musim libur lebaran lalu berada di urutan atas se Jawa Tengah. “Penopang APBD kita itu dari pajak dan retribusi. Sektor pariwisata sangat penting untuk diperhatikan karena potensi besar,” ujarnya. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita