KEBUMEN - Sebuah kandang ayam skala besar di Desa Jatimulyo, Kecamatan Petanahan terbakar Rabu (22/4) dini hari. Akibat kejadian ini pemilik kandang harus menanggung kerugian yang ditaksir mencapai Rp 1,3 miliar.
Kabid Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kebumen Rokhmat Zuhri menjelaskan, peristiwa yang sempat mengagetkan warga setempat ini terjadi sekira pukul 01.36. Kebakaran hebat terjadi diduga akibat korsleting listrik. Percikan api yang membesar kemudian menghabiskan hampir seluruh isi kandang. "Kami terjunkan tiga regu dengan kekuatan 21 personel. Tidak ada korban jiwa," jelas Rokhmat kepada Radar Jogja Rabu (22/4).
Baca Juga: UU PPRT Baru Saja Disahkan DPR, Bupati Gunungkidul: Ubah Stigma Perempuan Gunungkidul
Dijelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang penjaga yang sedang mengontrol kondisi kandang. Saat itu penjaga melihat sebagian lantai dasar kandang sudah terbakar hebat. Lantas dia membangunkan rekan lain yang sedang tertidur untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Namun, kobaran api semakin tak terkendali merembet ke seluruh bagian kandang. Material kandang yang terbuat dari bahan mudah terbakar membuat api sulit dikendalikan. "Penjaga kandang berusaha menyelamatkan barang-barang berharga," ungkap Rokhmat.
Baca Juga: DPRD Kulon Progo Sebut Perubahan Penerima MBG Lebih Tepat Sasaran
Petugas yang tiba di lokasi langsug berjibaku memadamkan kobaran api. Situasi baru dapat dikendalikan menjelang pagi dengan kerja keras tiga regu pemadam kebakaran. Dalam peristiwa ini total aset yang berhasil diselamatkan senilai sekitar Rp 200 juta. "Pos Damkar Petanahan yang pertama kali tiba di lokasi. Respons time 13 menit," ungkapnya. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita