MAGELANG - Retret ketua DPRD se-Indonesia bakal dilaksanakan di kompleks Akademi Militer (Akmil) pada 15-19 April 2026. Menjelang pelaksanaan agenda nasional tersebut, pemkot pun mulai menyiapkan dukungan. Mulai dari kesehatan, air bersih, hingga lalu lintas.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono memastikan, pemkot bakal terlibat aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan tersebut. Dukungan difokuskan pada layanan dasar yang berpotensi terdampak oleh meningkatnya aktivitas selama kegiatan berlangsung.
"Kami siapkan dukungan kesehatan, air bersih, pemadam kebakaran, hingga derek dari dinas perhubungan," ujarnya di Makam Potrobangsan, Selasa (14/4).
Baca Juga: Paralegal Bersertifikat Jadi Modal Penting Pengembangan Posbakum Sleman
Sektor kesehatan menjadi satu perhatian utama, mengingat skala kegiatan yang melibatkan ratusan peserta dari seluruh Indonesia. Selain itu, aspek layanan dasar lain seperti ketersediaan air bersih dan kesiapsiagaan pemadam kebakaran juga disiagakan.
Di sisi lain, Damar mengatakan, kebersihan kota juga menjadi bagian dari kesiapan yang tidak terpisahkan. Aktivitas harian petugas kebersihan tetap dijaga untuk memastikan lingkungan kota tetap nyaman di tengah meningkatnya mobilitas.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang Istikomah menyebut, telah menyiapkan tiga pos kesehatan lengkap dengan tim medis yang siaga penuh selama kegiatan berlangsung.
Baca Juga: Hujan Abu Tipis Guyur 11 Desa di Kabupaten Magelang; Imbas Awan Panas Guguran Merapi
Fasilitas itu dilengkapi dengan dua unit mini ICU untuk mengantisipasi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat di lokasi."Kami siapkan tiga pos kesehatan dengan tiga tim, termasuk dukungan mini ICU," jelasnya.
Pengamanan kesehatan juga diperluas dengan melibatkan lintas wilayah, mulai dari Kota Magelang, Kabupaten Magelang hingga Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Skema ini disiapkan untuk memastikan respons cepat jika terjadi situasi darurat, termasuk kemungkinan kehadiran pejabat negara.
Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi menegaskan, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional, menyesuaikan kondisi di lapangan. Terutama saat kedatangan para peserta retret dari berbagai wilayah.
"Kami akan lihat situasi. Yang jelas, kelancaran lalu lintas warga tetap menjadi prioritas," lontarnya. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo