KEBUMEN - Dua pekerja asal Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam tersengat listrik saat memperbaiki atap rumah pada Kamis (9/4). Dalam insiden tersebut satu orang pekerja dilaporkan tewas, sedangkan satu korban lain mengalami luka bakar serius dan kini masih menjalani perawatan.
Dua korban masing-masing diketahui bernama Sarno, 33, dan Widi Saputra 29. Keduanya tercatat sebagai warga Padukuhan Tedunan, Desa Giritirto. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, Sarno terluka pada bagian lengan kiri serta kondisi mata yang telah mengalami midriasis.
Adapun Widi mengalami luka bakar akibat sengatan listrik hingga sekitar 90 persen pada bagian tubuh. "Korban pertama tersengat dan terjatuh. Korban kedua yang berada sangat dekat turut tersengat karena bersentuhan," Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama Jumat (10/4).
Putu menjelaskan, peristiwa nahas ini terjadi sekira pukul 11.00 di rumah Jarwito warga desa setempat. Kejadian bermula saat kedua korban sedang bekerja memasang atap rumah. Di tengah proses tersebut, Widi diduga tidak menyadari keberadaan kabel jaringan listrik tepat di atasnya. Saat berdiri bagian kepala korban tak sengaja menyentuh kabel dan langsung tersengat aliran listrik.
Warga di lokasi kemudian memberikan pertolongan dan segera mengevakuasi korban ke Puskesmas Karangsambung. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan medis, Sarno dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.20. Sementara Widi yang mengalami terpaksa dirujuk ke RSUD Kebumen karena mengalami luka bakar berat. "Pihak keluarga sudah menerima kejadian ini dan tidak bersedia dilakukan autopsi," kata Putu.
Putu mengatakan, kasus tersebut kini sedang ditangani kepolisian. Pihaknya juga membantu proses evakuasi korban ke fasilitas kesehatan. Selain itu, jenazah korban meninggal telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita