KEBUMEN - Upaya pencarian terhadap wisatawan yang hanyut di kawasan pantai selatan Kebumen akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan kini telah menemukan tiga wisatawan yang sempat dilaporkan hilang setelah terseret ombak.
Sebelumnya, Jumat (3/4) tim SAR menerima laporan dua pengunjung hilang saat berwisata di Pantai Gajah, Desa Waluyorejo, Kecamatan Puring. Korban masing-masing bernama Gilang Aditiya, 12, dan Kafi Al Azam, 13. Keduanya merupakan warga Desa Kuwayuhan, Kecamatan Pejagoan.
Baca Juga: Prediksi Skor Monaco vs Marseille Ligue 1 Senin 6 April 2026
Peristiwa nahas ini bermula ketika korban bersama rombongan datang ke Pantai Gajang untuk berwisata. Ketika tiba, korban langsung berinisiatif mandi di tepi pantai tanpa sepengetahuan orang dewasa. Tak disadari ombak besar datang tiba-tiba hingga menyeret para korban. "Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," beber Bako Humas BPBD Kebumen Heri Purwoto Minggu (5/4).
Korban pertama atas nama Gilang Aditiya ditemukan Sabtu (4/4) siang atau pada hari kedua pencarian. Tim SAR berhasil menemukan korban sejauh 2,9 ke arah barat dari lokasi kejadian. Berselang sehari, korban lain atas nama Kafi Al Azam ditemukan hingga 3,7 kilometer dari titik pertama kejadian.
Selain dua korban tersebut, tim SAR juga menemukan korban lain yang sempat menjadi bahan pencarian setelah hilang di perairan Pantai Setrojenar, Kamis (2/4). Korban yakni Ihsan Nur Awali, warga Desa Banjurmukadan, Kecamatan Buluspesantren. Bocah 11 tahun ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah hari ketiga operasi pencarian.
Sedangkan korban lain, Andika Rizki Maulana, 11, yang ikut hilang dalam peristiwa itu sampai sekarang masih dalam proses pencarian. Tim SAR gabungan yang terbagi menjadi beberapa regu saat ini fokus melakukan penyisiran darat maupun laut. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita