MUNGKID - Kodim 0705/Magelang mulai menyiapkan personel untuk upacara pemakaman militer Sertu Muhammad Nur Ichwan, prajurit TNI yang gugur dalam tugas di Lebanon. Kesiapan ini dilakukan sembari menunggu kepastian kedatangan jenazah dari luar negeri.
Dandin 0705/Magelang Letkol Inf Afrizal Rakhman memastikan, seluruh kebutuhan personel untuk prosesi pemakaman di TMP Giri Dharmoloyo telah dipersiapkan. Upacara militer akan digelar sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum yang gugur saat menjalankan tugas negara.
"Kami dari Kodim menyiapkan personel untuk kegiatan upacara pemakaman tersebut," ujarnya Jumat (3/4).
Selain menyiapkan pasukan, Kodim juga mulai menggelar rangkaian doa bersama di rumah duka. Tahlilan dilakukan bersama warga setempat sebagai bentuk penghormatan sekaligus mendoakan almarhum.
Meski berbagai persiapan telah dilakukan, jadwal pasti pemakaman masih menunggu kepastian kedatangan jenazah ke Indonesia. Hingga kini, proses pemulangan masih berlangsung melalui mekanisme internasional karena almarhum bertugas dalam misi luar negeri.
Informasi yang beredar menyebutkan jenazah kemungkinan tiba di Tanah Air pada Sabtu (4/4) sore. Namun, pihak Kodim belum dapat memastikan hal tersebut. Setibanya di Indonesia, jenazah akan melalui serangkaian prosesi sebelum dimakamkan secara militer.
"Saya belum bisa memastikan kapan jenazah sampai di tanah air, itu bukan kapasitas kami untuk menyampaikan," jelasnya.
Keluarga almarhum telah menyetujui rencana pemakaman di TMP sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian Sertu Ichwan. Keputusan ini diambil setelah melalui komunikasi antara pihak TNI dan keluarga.\
Pemakaman di TMP tidak hanya menjadi simbol penghargaan negara. Tetapi juga memiliki makna mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Menurut Afrizal, pilihan tersebut diharapkan dapat menjadi kebanggaan, terutama bagi anak almarhum di masa depan.
"Agar keluarga, khususnya anaknya, bisa bangga bahwa ayahnya adalah seorang pahlawan," paparnya. (aya/eno)