MUNGKID - Gugurnya Sertu Muhammad Nur Ichwan dalam misi perdamaian di Lebanon mendapat perhatian khusus dari Pemkab Magelang.
Bupati Magelang menilai almarhum sebagai satu putra terbaik daerah yang telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan duka mendalam sekaligus kebanggaan atas pengabdian almarhum.
Menurutnya, tidak banyak putra daerah yang mendapat kepercayaan untuk bergabung dalam misi perdamaian dunia.
"Kami tentu berduka, tetapi juga bangga karena beliau merupakan putra terbaik Kabupaten Magelang yang dipercaya menjadi bagian dari pasukan perdamaian dunia," ujarnya di rumah duka, Selasa malam (31/3/2026).
Sertu Ichwan diketahui bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Dalam penugasan tersebut, ia gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan di wilayah konflik.
Kepergian almarhum tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi pemerintah daerah dan masyarakat luas. "Sudah selayaknya kami dari pemerintah daerah hadir dan turut berbelasungkawa," kata Grengseng.
Sementara itu, Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Afrizal Rakhman memastikan, seluruh persiapan pemakaman telah dilakukan.
Termasuk pelaksanaan upacara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Namun, hingga kini jenazah masih berada di Lebanon dan menunggu proses pemulangan ke Indonesia.
Dia menyebut, pemakaman rencananya akan dilaksanakan di kampung halaman almarhum di wilayah Dusun Deyangan, Mertoyudan, sesuai permintaan keluarga.
"Kami fokus menyiapkan prosesi pemakaman. Untuk waktu kedatangan jenazah masih menunggu proses di sana," jelasnya.
Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian almarhum, TNI juga tengah memproses kenaikan pangkat anumerta dari Sersan Satu (Sertu) menjadi Sersan Kepala (Serka).
"Prosesnya masih berjalan, ini sebagai bentuk penghormatan atas jasa beliau," imbuhnya. (aya)
Editor : Iwa Ikhwanudin